Artikel Qirsa

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


Artikel Qirsa
Puisi Nasihat Kematian PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Monday, 01 May 2017 09:53

PUISI "Surat Cinta untuk Sesuatu yang pasti akan menimpa kita semua" :

* Didedikasikan pada Bang Jem, alm, H, Djajaputra Masjhur yang wafat pada 21 Maret yang bertepatan dengan "Hari Puisi Sedunia, dan dibacakan pada Tahlilan 100 hari pada 29 April 2017.


Kaulah yang ditakuti seluruh manusia karena mencabut kenikmatan dunia. Sesungguhnya kau selalu ada di SEKELILING KAMI : Tak terhitung kita membaca dan melihat berita duka di seluruh dunia. Bisa ingatkah berapa kali kita mengikuti Tahlil dan membaca surat Yasin? Takkan teringat betapa banyak kita mengucapkan kalimat Istirja' "Innalillahi wa inna lillahi rojiun" (Sesungguhnya kami adalah KEPUNYAAN Allah, dan kepada Allah jugalah kami KEMBALI).

 

Tanda-tandamu sudah terlihat, tapi kami tidak pernah siap. Kaulah pengubah Nasib.  Dari ada menjadi tiada. Dari nyata tinggal menjadi kenangan. Kau disambut dengan tangis kesedihan ratapan dan kehilangan.

 

Tapi sesungguhnya Kaulah jalan Illahi untuk kembali padaNya.  Kau menyadarkan bahwa tiada yang kekal. Hidup di dunia hanya persinggahan dan kita semua adalah Musafir. Harta itu sesungguhnya hanya titipan, sedangkan Pangkat hanyalah sematan, serta Nyawa cuma pinjaman.

 

Sabda Nabi "Cukuplah Kematian sebagai NASEHAT". Mari bertanya pada diri sendiri, "Sudah siapkan kita jika itu terjadi sekarang, Hal yang tak terelakan dan pasti terjadi?  Sudah cukupkah bekal amal pahala kita untuk menghadap kembali pada Sang Pencipta? Sudahkah kita mempersiapkan KELUARGA kita secara mental dan material untuk menghadapinya? Sudahkah berpikir dimana kita akan dimakamkan? Mau dikenang sebagai apa kita setelah tiada?

 

Pada kenyataannya, Semua orang ingin masuk Surga, tapi hanya sedkit saja yang siap mati sekarang juga.

 

Kedatanganmu menentukan AKHIR dari Awal, dan AWAL dari Akhir perjalanan hidup kita. Ketika usia berhenti dan waktu menjadi keabadian.

 

Apakah kita menjadikanya Tamu tak diundang atau Tamu yang telah dinantikan kedatangannya.

 

Kau mengajarkan untuk lebih mensyukuri kehidupan dan Memanfaatkan sisa usia. Kau menyadarkan bahwa kita baru menghargai sesuatu setelah kita kehilangannya.

 

Takdir manusia sudah ditentukan Illahi. Suka duka dan hidup mati sudah digariskan. Musibah atau Berkah, tergantung cara kita memandangnya.

 

Ya Allah, hidupkanlah kami dengan rezeki yang berkah, Ya Allah, ampuni kami dengan Taubatan Nasuha. Ya Allah, akhiri  hidup kami dengan HUSNUL KHOTIMAH. Amin ya Robbal alamin.

 

*Pandji Kiansantang, TPU Tanah Kusir, 21 Maret 2017

Last Updated on Tuesday, 02 May 2017 12:10
 
"Pengamalan makna Zikir dalam Kehidupan rumah tangga" PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Saturday, 29 April 2017 07:04

NASIHAT PERKAWINAN DARI ZIKIR YANG KITA BACA SEHARI-HARI

( Nasehat bagi diriku sendiri dan bagi saudara-saudaraku, oleh: Pandji Kiansantang)

 

Assalamu'alaikum warrahmatulahi wabarakatuh.

 

Sabda Nabi Muhammad SAW " Zikir adalah Shadaqah (= Pemberian kebaikan)". Allah SWT Maha Kaya, maka zikir yang kita baca bukan "pemberian" kita pada Sang Pencipta, tapi "pemberian" bagi diri kita sendiri, yaitu memberi NASEHAT bagi kita sendiri.

Bagaimana Zikir dapat berguna dlm kehidupan kita sehari2?

Pahami dan AMALKAN yang kita baca!

Amalkan MAKNA ZIKIR (pujian-pujian pada Allah) dengan meneladani sifat-sifat agung Sang Pencipta dalam kehidupan kita sehari-hari, termasuk dalam kehidupan rumah tangga kita :

 

1) Subhanallah (Maha suci Allah) : menjaga kesucian perkawinan kita. Menjadikannya sebagai Ibadah, jangan justru menjadi sumber dosa : jangan zhalim pada istri/suami. Jika melakukan kesalahan pada pasangan hidup, segeralah meminta maaf. Demikian pula mau berjiwa besar memaafkan pasangan. Ingat, manusia adalah tempatnya salah. Manusia terbaik adalah yg mau memperbaiki kesalahan mereka dan mau memaafkan orang lain. Ini adalah pancaran sifat Penyayang Allah SWT.

 

2) Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) : Bersyukurlah pada suami/istri kita. Begitu banyak kebaikan yg telah mereka lakukan sebelumnya, jangan dilupakan/tertutup hanya karena sikap tertentu yg tidak anda sukai saat ini. Biasakan berterimakasih dengan tulus atas apa yg mereka lakukan pada kita - walau sekecil apapun (seperti "hanya" membuatkan teh /kopi). Puji dg tulus "pelayanan" mereka (seperti masakan yg mereka buat).

Nabi Muhammad SAW bersabda : " Barang siapa yang tidak bersyukur pada (pemberian/kebaikan) manusia berarti TIDAK akan bersyukur pada Allah. Barangsiapayang tidak bersyukur untuk (pemberian/ kebaikan) yang sedikit, TIDAK akan bersyukur pada yang banyak".

 

3) Allahu Akbar (= Allah Maha Besar). "Kunci sukses Hablumminallah (hubungan kita dengan Allah) adalah merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta. Kunci sukses Hablumminannas (hubungan kita dengan Allah) adalah  bersikap rendah hati pada sesama manusia". Bersikap rendah hatilah pada istri/suami kita. Nasihat bagi para suami, jangan karena mentang-mentang kita pencari nafkah utama, kita merendahkan dan meremehkan istri kita, apalagi kalau "hanya" istri rumah tangga. Tugas Ibu Rumah Tangga sesungguhnya berat dan terhormat. Walau suami adalah "Imam keluarga" dan kepala rumah tangga, jadilah Pemimpin yang demokratis (mau melibatkan dan mendengar pendapat istri), jangan jadi pemimpin yang otoriter atau bersikap sebagai "Boss" yang maunya menang sendiri dan dilayani saja.

Sabda Nabi : "Jangan Zhalim dan jangan mau Dizhalimi".

Janganlah kita para suami "menyalahgunakan kekuasaan" kita dengan - sadar atau tanpa sadar - "menzhalimi" (menganiaya) istri kita secara psikis apalagi fisik (KDRT) karena ini akan alih-alih tercipta perkwinan yang "Sa-ma-ra", yang terjadi adalah "Neraka Dunia" dalam Rumah tangga. Naudzubillah min zalik.

Al Qur'an sebagaj "petunjuk kehidupan" dalam Surat Al 'Ashr (= Waktu) sesungguhnya  memberikan pedoman bagi suami-istri. Penafsiran surah ini untuk konteks rumah tangga ini adalah sebagai berikut : "Demi waktu kehidupan yg singkat. Suami-istri (Keluarga) yang Beruntung (Bahagia) adalah yang : Beriman, Beramal shaleh serta  saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran".

 

4) La illaha ilallah (= Tiada Tuhan selain Allah).

Kalimat Tauhid (mengesakan Tuhan)  ini menegaskan bahwa setiap muslim wajib selalu meng-esakan Tuhan dalam segala aspek kehidupannya. Pelanggaran atas ketentuan no. 1 dalam aqidah Islam ini adalah SYRIQ, yaitu Dosa besar yg tidak diampuni. Pelaksanaannya adalah dilarang untuk "mempersekutukan / menduakan Tuhan" dengan "menyembah" kekuatan-kekuatan selain Allah. Juga  jangan "mempertuhankan" (menomorsatukan) hal-hal lain di atas Allah, seperti : Uang, Harta, Jabatan, termasuk orang yg anda PALING Kasihi (Istri, Suami, Anak). Yang harus kita lakukan adalah  "Cinta karena Allah & Benci karena Allah".

Ketika membaca zikir "Tiada Tuhan selain Allah" ini, segala pikiran dan hati kita harus FOKUS KONSENTRASI (Memusatkan pikiran) hanya pada Allah SWT. Kalau mulut mengucapkan zikir ini tapi pikiran melayang kemana-mana, itu artinya kita hanya berzikir di mulut dan  "mendua-kan" Tuhan dgn hal-hal keduniaan yang kita pikirkan. Artinya kita - tanpa sadar - mengingkari apa yang kita baca. Tanpa KHUSYU (fokus konsentrasi) akan mustahil bagi kita untuk "menjalin hubungan"  dengan Sang Maha Pencipta (Hablumminallah).

Pengamalannya dalam kehidupan perkawinan :  FOKUSKAN hati kita pada Pasangan kita saat ini.  Jadikanlah mereka sebagai "belahan jiwa" ( soul mate) anda.

Mereka adalah "VVIP kita" karena mereka adalah orang yang menentukan apakah hidup kita bahagia atau sengsara. Jangan biarkan hati kita tertarik apalagi berpindah ke lain hati. Belajarlah untuk bersikap SETIA. Jika kita menuntutnya Setia, seharusnya kita juga melakukan yang sama.

Sabda Nabi : "Jika kau tertarik melihat seorang wanita, maka pulanglah. Sesungguhnya yang ada pada wanita itu ada juga pada istrimu".

Suatu Penelitian menunjukkan bahwa 75% (3/4) Kebahagiaan orang yang sudah menikah ditentukan oleh kehidupan perkawinannya.

Sulit untuk bahagia, jika perkawinan bermasalah.

Berapapun lama usia perkawinan kita saat ini, BELUM TERLAMBAT untuk memperbaikinya. Daripada menuntut pasangan untuk Berubah, MULAILAH MERUBAH sikap kita mulai sekarang

Kita sendirilah yang menentukan kebahagiaan hidup, termasuk memperbaiki kondisi perkawinan kita saat ini.

Kini semua terserah tergantung kita, apakah ingin menjadikan Perkawinan kita sebagai "Surga Dunia" atau justru "Neraka Dunia".

Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

(Pandji Kiansantang, 3 Sya'ban 1438 H, 29 April 2017)

Last Updated on Sunday, 30 April 2017 05:51
 
"MAAF TUHAN, SAYA SEDANG LIBURAN ": Bersyukur dalam Traveling PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Tuesday, 02 August 2016 08:30

"MAAF TUHAN, SAYA SEDANG LIBURAN ": Bersyukur dalam Traveling
(*Sebuah renungan untuk menasehati diri saya sendiri yang semoga bermanfaat bagi orang lain)
oleh Pandji Kiansantang

Hampir jam 5 pagi suara adzan Subuh terdengar syahdu di keheningan Pulau Pahawang,. Sepagi itu sudah terlihat aktivitas dari warga setempat yang mempersiapkan buka warung. Tampak dari rumah homestay, beberapa wisatawan muda berhijab keluar untuk shalat Subuh berjamaah di musholla.

Tapi pada dini hari ini kebanyakan wisatawan masih tidur lelap terbuai mimpi. Kontras dengan pemandangan tadi malam dimana puluhan orang hangout di pantai sampai larut malam.

Pahawang, pulau kecil di Lampung Selatan , yg dalam 5 tahun menjadi buah bibir para wisatawan domestik, terutama karena lokasi2 snorkeling yg menawan. Wisatawan menjulukinya "Pahawang, "a piece of paradise", sekeping Surga".

"Surga di dunia" : pulau tropis yg indah, adalah simbol pesona Daerah Tujuan Wisata. "Pulau Dewata" Bali adalah contoh idealnya. Pahawang dan pulau2 lainnya adalah "Bali-bali kecil" yang menjadi magnet bagi "wisatawan domestik" (Wisdom) maupun "wisatawan mancanegara" (wisman).Walaupun jauh, tapi berbondong2 orang kota mendatanginya utk re-freshing, melepaskan stress dari beban kehidupan. "Escapade to Paradise"

Tapi suasana Subuh di Pahawang juga menceritakan sisi lain gaya hidup (lifestyle) wisatawan di lokasi wisata. Tanpa bermaksud menghakimi, ini juga merupakan gambaran  perilaku sebagian wisatawan muslim ketika Traveling.

Banyaknya "godaan liburan", membuat mereka yang taat beribadah  di tempat asalnya, "berlibur" juga ibadahnya ketika sampai di tempat liburan. Mereka meninggalkan shalat dengan alasan musafir. Dengan alasan keakraban, ada yang ikut2an teman perjalanan yg nonmuslim utk minum bir dan makan masakan yang tak halal. Bisa dibilang,  kecuali yang memakai hijab, terlepas identitas mereka sebagai seorang muslim.

Padahal sebelumnya Kita rajin berdoa agar kita dikarunai rezeki, termasuk untuk traveling. Sesaat sebelum berangkat traveling, kita masih berdoa utk keselamatan. Semua ibadah dilaksanakan sampai...  tiba di lokasi traveling. Kita bukan hanya liburan dari bekerja, tapi juga "liburan dari Ibadah." Seakan-akan Doa  diganti dengan foto narsis dan selfie, sajadah berganti tongsis, zikir berganti tawa canda dengan teman-teman. Tiada yang salah dengan bersenang-senang. Yang salah adalah ketika kita melupakan yang mengkaruniakan kita kesempatan dan rezeki untuk bersenang-senang, yaitu Tuhan.

"Hidup adalah Perjalanan", tentunya kita semua tahu itu. Yang sering kita tidak sadar, bahwa kita-lah SANG MUSAFIR dalam perjalanan itu. Kita ambil contoh bahwa perjalanannya adalah MENDAKI GUNUNG seperti yang banyak dilakukan oleh pecinta alam ke Gunung Semeru, Gunung Gede, Gunung Rinjani sampai puncak tertinggi di Jayawijaya, Papua.

Perjalanan kita sebagai "Pendaki" (Climber) akan diwarnai suka-duka serta akan mengalami banyak hambatan selama perjalanan, seperti cuaca dingin yang membeku,  hujan deras, angin besar, jalan yang curam dan terjal, jurang yang menghadang dan sebagainya. Selalu ada resiko untuk cedera dan celaka. Tapi setelah tiba di Puncak gunung, semua jerih payah akan terbayar lunas. Melihat matahari terbit dan alam sekeliling dari puncak gunung adalah pemandangan spektakuler yang takkan dapat digambarkan dengan kata-kata.

Kalau kita anggap bahwa "Puncak Gunung" adalah lokasi tujuan wisata, seperti Bali atau Pahawang, layakkah kita berperilaku seperti ini : sepanjang pendakian kita berdoa untuk keselamatan kita. Tapi setelah sampai di Puncak, justru kita LUPA DIRI dan LUPA TUHAN. Lupakah kita bahwa setelah menikmati puncak gunung, kita harus pulang, yang artinya harus turun gunung dengan perjalanan yang juga memiliki resiko cedera dan celaka? Masihkan kita berani tidak berdoa untuk keselamatan kita? Kadang-kadang turun gunung lebih berbahaya dari mendakinya  karena stamina sudah drop karena keletihan,apalagi jika hujan deras yang menyebabkan jalan licin yang dapat membuat kita terpeleset jatuh. Masih kita berani melupakan Tuhan dengan tidak berdoa?

Gambaran di atas menunjukkan bahwa seharusnya kita selalu bersyukur, berdoa dan beribadah di setiap waktu dan di setiap tempat... di mana saja dan kapan saja... termasuk ketika liburan.

Justru di tempat wisata, kita harus LEBIH BANYAK BERSYUKUR bahwa kita termasuk "orang beruntung" yang dikaruniai Tuhan dalam Kesehatan, Waktu luang dan Rezeki uang untuk dapat Traveling. Alhamdulillah bisa dapat Traveling !

(*Renungan Pandji Kiansantang di Pulau Pahawang, Lampung Selatan, Ahad 31 Juli 2016 jam 7 pagi)

Last Updated on Tuesday, 02 August 2016 08:39
 
KUNCI SUKSES ZIARAH WALISONGO PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Wednesday, 13 July 2016 13:57

oleh Pandji Kiansantang :

 

1) Pemilihan waktu yg tepat : yang terbaik adalah sesudah Lebaran dimana peziarah tidak membludak dan jalanan relatif sepi : nyaman dalam perjalanan,

2) Awali dengan Luruskan Niat untuk Ziarah Wali : lillahi ta'ala, jangan "ngalap berkah" dan minta dari manusia sekalipun Wali atau 'makam keramat",
yg akan jatuh pada syiriq : suatu dosa maha besar. Waspadalah!

3) Pelajari dulu sejarah dan info ttg tempat yg akan dikunjungi sehingga kita lebih paham dan apresiatif,

4) Selain ke Makam2 para Wali, harus kunjungi dan shalat di Masjid Demak sebagai Masjid jami pertama di Pulau Jawa  yang dibangun para Wali. Di luar Demak, sempatkan Shalat di Masjid yg ada di sekitar komplek makam (Tahiyatul Masjid dan Shalat Wajib} : Cinta Masjid, jangan tinggalkan Shalat utk ziarah,

5) Abadikan momen penting ini dg Berfoto secukupnya 1-2 X saja TANPA Blitz/Flash dan suara (Perhatikan : ada larangan berfoto/mengambil gambar di Masjid Demak dan makam2 tertentu). Di Menara Kudus ada jasa foto sekali jadi cetak. Mintalah softcopy-nya dg bawa USB sendiri,

6) Rencanakan apa yg akan kita lakukan ketika berziarah di makam : jangan ikut2an peziarah yg tahlil dan berdoa berjamaah karena bisa makan banyak waktu. Bacalah Doa utk mendoakan sang Wali dan agar kita dapat meneladani perilaku sang Wali, seperti Sunan Drajat yg menekankan membantu kaum dhuafa,

7) Bersikaplah hormat dan jaga perilaku di antara lingkungan makam (banyak nisan) : ucapkan "Assalamualaikum ya Ahli Qubur" dan jangan injak batu nisan sembarangan,

8) Bersikaplah khidmat dan khusyu : esenzi ziarah kubur adalah Ingat Mati & meminimalkan Cinta Dunia serta Bersyukur pada Nikmat karunia Kehidupan,  Umur, Kesehatan dan Rezeki yg memungkinkan kita berziarah),

9) Belilah "memorabilia" suvenir cenderamata (seperti gantungan kunci, kaos) dari SETIAP lokasi yg dikunjungi : khas yg takkan bisa dibeli di tempat lain,

10) Bawa perlengkapan shalat, kantung plastik utk bawa sandal yg harus dilepas (kalau ditaruh di depan pintu makam beresiko hilang). Jika ramai peziarah, jagalah dompet dan barang2 berharga Anda. Di beberapa tempat dipasang papan peringatan tentang resiko pencopetan dan pencurian. Janganlah jadi korban kejahatan,

11) Siapkan uang Shadaqah karena pada hampir pada semua makam Wali ada Kotak Amal bagi Peziarah. Di beberapa tempat, banyak pengemis, jika ingin derma siapkan uang receh, tapi ada resiko akan dikerubungi dan dikejar2 pengemis,

12) Catat Inspirasi dari setiap makam yg diziarahi dan buat RENCANA TINDAKAN seperti Perilaku para Wali yg akan diteladani utk memperbaiki hidup kita --> Jadikan Ziarah Wali Songo ini sebagai Perjalanan yang Insya Allah dapat "mengubah hidup" (Life-changing journey).



*** "Wisata Ziarah Lebaran" Hari ke-4 (Terakhir) oleh Pandji Kiansantang & Amalia, Surabaya, Selasa 12 Juli 2016 (7 Syawal 1437 Hijriah).

Last Updated on Wednesday, 13 July 2016 14:03
 
Selamat Menuntaskan Ibadah Puasa Ramadhan & Merayakan «Hari Kemenangan» Idul Fitri 1 Syawal 1437 H PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Thursday, 30 June 2016 17:27

Last Updated on Thursday, 30 June 2016 17:38
 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 1 of 8

Who's Online

We have 21 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday284
mod_vvisit_counterYesterday572
mod_vvisit_counterThis week2771
mod_vvisit_counterLast week2050
mod_vvisit_counterThis month6542
mod_vvisit_counterLast month0
mod_vvisit_counterAll days602943

Online (20 minutes ago): 2
Your IP: 54.90.119.59
,
Today: Feb 23, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.