Artikel Qirsa

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


Artikel Qirsa
MAKNA HARI ULANG TAHUN DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Wednesday, 08 January 2014 12:09

KHUTBAH JUM’AT

SJB (SHOLAT JUMAT BERSAMA KARYAWAN SUMMARECON) KE-40, JUM’AT 6 DESEMBER 2013

TEMA : MAKNA HARI ULANG TAHUN DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM

OLEH : PANDJI KIANSANTANG ( CCSR Manager / Koordinator QIRSA )




 

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Pertama-tama mari kita panjatkan syukur pada Allah SWT atas segala karunia nikmat yang tak terhitung banyaknya. Termasuk yang patut kita syukuri adalah pelaksanaan shalat jumat bersama ini yang telah diselenggarakan selama 40 kali sejak juni 2011.

Seperti diketahui tujuan salat jumat bersama karyawan Summarecon di kantor pusat ini adalah menciptakan lingkungan kerja yang berkah dan mempererat silaturohim antar karyawan muslim.

Tema khotbah jum’at kali ini adalah : makna hari ulang tahun dalam kehidupan seorang muslim

Dalam Al- Qur’an Surat Al-Maryam ayat 33 disebutkan “Doa nabi Isa AS :

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan Kepadaku , pada Hari Kelahiranku , pada Hari Wafatku dan Pada Hari Aku dibangkitkan Hidup Kembali”

Doa tersebut sesungghnya merupakan doa hari ulang tahun yang disyariatkan dalam Al-qur’an karena pada hakekatnya kehidupan manusia terdiri dari 3 rangkaian yang tidak terpisahkan , yaitu : Kelahiran di dunia, Meninggal dunia, dan Kehidupan kembali di akhirat.

Hari Ulang Tahun atau Birthday dalam bahasa Inggris dan Milad dalam bahasa Arab,biasanya dirayakan secara meriah.

Hari kelahiran merupakan ”hari paling bersejarah dalam hidup setiap manusia.”

Suatu hari yang menandai ”perjuangan alamiah” untuk survive di antara jutaan tantangan, rintangan, ancaman dan malapetaka, baik yang berasal dari alam ataupun manusia sesamanya.

 

Tentu saja hari Kelahiran kita patut disyukuri, karena itu adalah anugrah kehidupan adalah karunia terbesar yang diberikan Allah pada manusia. Tapi sebagai muslim, kita sepatutnya menjadikan hari ulan tahun sebagai waktu untuk intropeksi. Karna sesungguhnya makin bertambah usia, berarti makin berkurang waktu hidup kita didunia. Sayangnya, jarang sekali kita menjadikan HUT sebagai momment untuk muhasabah atau mengevaluasi diri.

Ucapan selamat yang biasa diberikan kepada yang berulang tahun adalah : semoga panjang umur.

Kalau ditanya apa tujuan hidup kita, banyak yang akan menjawab : Panjang umur, kaya raya dan masuk Surga .

*Pilih Kaya atau Masuk surga ? : Kekayaan Dan Surga bukan sesuatu yg dipertentangkan : Sahabat2 Nabi ada yg kaya, yg bisa memjadikannya kekayaan itu untuk masuk Surga.

Ironinya, Semua orang mau masuk Surga, tapi tak ada yang mau mati… padahal syarat masuk Surga adalah lebih dulu mati.

Sesungguhnya tujuan akhir dari perjalanan kehidupan kita adalah meraih kearifan. Kearifan adalah tingkat pengetahuan,

wawasan dan pemahaman yang paling tinggi dan mendalam.

Ketika kita berhasil menemukan kearifan, maka kita ibaratnya hidup dalam sinaran cahaya.

Kearifan adalah tempat dimana kita mensinergikan pemahaman terdalam kita dengan tindakan kita sehari-hari.

Jalan yang paling langsung menuju kearifan, diselimuti oleh pelajran kehidupan kita.

Oleh karenanya, Bagaimana kita mati adalah sama pentingnya dengan bagaimana kita hidup. Inilah yang disebut Husnul

Khotimah : akhir yang baik

 

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Di zaman modern, orang tertua di dunia yang tercatat GBOR : 122 Tahun.

usia harapan hidup pria dan wanita : RI {Wanita : 72 tahun, Pria : 67 tahun}

*Usia Harapan Hidup orang Jepang sebagai Standar Benchmark

 

Tentang masalah umur manusia, kita bisa menjadikan usia nabi Muhammad SAW sebagai patokan yaitu 63 Tahun.

Nabi bersabda : “rata usia umatku antara 60 – 70 tahun, dan sedikit yang melebihi usia tersebut” (shahih Al-Jami’ Ash-Shagir)

Sisa Umur : dihitung dari Usia Nabi : 63 Tahun. MARI KITA HITUNG, dikurangi 63 tahun, Berapa SISA USIA saya ?

Hisablah dirimu sebelum Dihisab


USIA 40 TAHUN

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Ketika sering dengar perkataan “Life begin at Forty” : Hidup dimulai pada Usia 40 Tahun.

Secara psikologis, usia 40 tahun diangap sebagai puncak kematangan seorang manusia.

Bukan kebetulan, jika dalam Al Qur’an, satu-satunya Tahun Usia yang mendapat pembahasan khusus adalah Usia 40 Tahun.

Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya mencapai usia empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Rabb-ku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau Ridhai: berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak-cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada eEgkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”, (QS. Al-Ahqaf :15)

 

Bahwa Allah Ta’ala secara khusus telah menyebutkan “Usia 40 Tahun” di dalam Al-Qur’an Al-Karim .

ini sudah sangat cukup untuk menjadi bahan perenungan tentang pengkhususan usia ini. Karena Dia-lah yang menciptakan , Maka Dia pula Yang Maha Mengetahui keadaan dan perkembangan Mahluk-Nya. Terlebih juga kita ketahui, bahwa Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Nabi pada usia 40 tahun. Ini merupakan PERINGATAN bagi kita semua yang akan memasuki usia 40 tahun atau sudah di usia 40 Tahun-an untuk memahami ARTI PENTING usia ini bagi kehidupan kita.

 

MEMPERSIAPKAN USIA PENSIUN : 55 TAHUN

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Di Indonesia, yang disebut “Lanjut Usia” (Lansia) atau “Manusia Usia Lanjut” (Manula) adalah 60 Tahun.

Usia Pensiun : 55 Tahun

* Semua orang ingin panjang umur, tapi tak ada yg mau bertambah Tua (Menua) ; Menjadi Tua yang Bahagia dan Sejahteta --> Survey MPP : Data Depsos 20% Manula Terlantar yang tak memiliki Pensiun, Harta maupun Tabungan yang cukup sehingga tak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, sebagian di panti-panti jompo,

*Padahal jika Direncanakan Usia Lanjut disebut sbg "Usia Emas" (Golden Ages}

--> Kabar gembiranya, mulai tahun ini setelah 37 th SA, dirintis  Program Masa Persiapan Pensiun yg bertujuan mempersiapkan mental dan finansial karyawan yg akan memasuki usia pensiun dalam 1-2 tahun ini. Alhamdulillah menurut kesaksian sejumlah peserta, pelatihan ini telah membuka mata mereka sehingga lebih optimis memandang masa pensiun.

 

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Kita harus bedakan antara Tua secara Usia dan Tua secara mental. Mengutip perkataan Jendral Douglass MacArthur pada HUT ke-75 : “Saya berjanji utk tetap hidup seakan-akan saya akan hidup selamanya. Tidak seorangpun yg menjadi TUA hanya karena bertambahnya umur. Orang menjadi tua karena MELEPASKAN CITA-CITANYA. Bertambahnya tahun mungkin akan mengkerutkan kulit kita, tapi Jangan pernah membiarkan Semangat kita mengkerut"

Yang membuat kita TETAP MUDA adalah jika masih punya Harapan, Cita-cita :

Sesungguhnya "Kita tidak pernah terlalu tua untuk memimpikan impian baru atau menetapkan tujuan hidup yang lain"

 

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Ada 3 jenis Manusia :

  1. Yang celaka : yang hari esok lebih buruk dari hari ini.

  2. Yang Merugi  : yang hari kemarin, hari ini dan hari esok sama saja : tak ada peningkatan (statis : umur dimakan waktu),

  3. Yang Beruntung : Yang hidupnya pada Hari ini lebih baik dari kemarin dan di hari esok lebih baik dari pada Hari Ini : Ada Penigkatan : memiiki pencapaian terus menenerus : Continuus Imprivement (Kaizen dlm Hidup) : AGAR HIDUP MENJADI LEBIH HIDUP ; Nilai apakah pertambahan usia selaras dengan grafik peningkatan : Asset (Harta) dan Spiritual

*Hidup adalah Anugerah. Menjadikannnya BERMAKNA (dan Bermanfaat bagi Sesama) adalah BUKTI SYUKUR kita pada Sang Pencipta

**Untuk menjadikan Hidup menjadi Lebih Hidup : untuk menggerakkan hidup kita agar Bergairah (PASSION)  perlu HADIRKAN  Motivasi Pendorong supaya hidup lebih baik yg bersifat :

  1. Mateiral (Kebendaan) : Ingin Punya Rumah, : Kita Bekerja s karena Dorongan Kebendaan

  2. Emosional : sadar/ senantiasa ingat bahwa ada orang2 yg menunggu kita untuk Berhasil (Keluarga : Ortu dan Anak Istri),

  3. Spiritual : ketika berbisnis dan bekerja, bukan hanya dapat harta dan bisa membagikan orang lain (keluarga) tapi juga untuk mendapat keridhoan dari Tuhan.

Jika kita belum tergerak dengan Pendorong Materi, hadirkan Pendorong Emsoional, jika kita juga masih hampa dan galau, hadirkan pendorong spiritual

: Masa depan dibentuk oleh apa yg kita lakukan SAAT INI :

 

Penutup khutbah :

Jamaah shalat Jumat yang kami muliakan.

Di akhir Khutbah Jum’at ini, mari kita bersama menundukkan kepala untuk bermunajat, memasrahkan diri kita yang fana ini pada Sang Maha Pencipta :

Bismillahirrahmanirrohim,


Ya Allah,

Terima kasih Engkau telah mengangkatku
menjadi makhluk dengan derajat yang tinggi
Terima kasih engkau telah memberikan cahaya keimanan kepadaku
sehingga aku dapat lebih mengenal-Mu,

 

Ya Allah,
Kau ciptakan kami dari tiada, menjadi ada
Kemudian Kau kembalikan kami kepada-Mu
Kehidupan kami - bejalan dan berputar - sesuai dengan kehendak-Mu


Ya Allah,

Hari ini tiba juga aku di usia ini
Hari dimana aku harus menjadi lebih bijaksana
Hari dimana aku harus menjadi lebih dekat dengan-Mu
Hari dimana aku harus bisa menjadi teladan bagi orang lain

 

Ya Allah,

- Panjangkanlah usiaku agar hidupku menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain
- Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih memandang hidup dengan penuh makna dalam kebesaran-Mu
- Panjangkanlah usiaku agar aku dapat membimbing keluargaku untuk dapat tunduk dan berbakti kepada-Mu
- Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih bersyukur atas nikmat dan rizqi yang Engkau anugerahkan kepadaku


Ya Allah,

Jadikanlah aku menjadi hamba-Mu yang khusyu’ dan tawadhu’ dalam menerimah hikmah dan berkah-Mu
Bertambah usia dalam hitunganku
Berkurang pula usiaku dalam hitungan-Mu


Ya Allah,

Aku percaya bahwa Engkau akan selalu berikan yang terbaik untuk diriku, orangtuaku dan keluargaku
Hanya pada-Mu lah aku senantiasa mengabdi dan Hanya pada-Mu lah aku memohon pertolongan

Kabulkanlah do’a hamba-Mu ini Ya Allah..
Amin..amin..amin.. Yaa Robbal ‘Alamin..

 

 

 



 



Last Updated on Friday, 10 January 2014 09:28
 
Dengan Tahun Baru Hijriah Marilah Kita Songsong Perubahan PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Tuesday, 12 November 2013 14:38

 

Khutbah Sholat Jum’at Bersama (SJB) Karyawan Summarecon, 1 November 2013

Dengan Tahun Baru Hijriah Marilah Kita Songsong Perubahan”

Oleh : M. Kartono (Plaza Summarecon)

 

Bpk Kartono

 

 

 

Sudah dapat dihitung dengan jari, bahwa tahun baru Hijriah sudah sangatlah dekat. Seperti tahun2 sebelumnya ada peristiwa sakral yang sangat melekat pada kita , yaitu :

 

Pertama : Bulan Ramadhan.

Dibulan Ramadhan kita ditempa, kita diuji secara fisik, dimana kita dapat merasakan bagaimana orang disekitar kita, merasakan apabila mereka tidak dapat makan. Kita rasakan sebulan penuh di bulan Ramadhan hingga berakhir dalam keadaan fitri / suci, dan berujung denagan Taqwa. QS Albaqarah, ayat 183

 

Kedua : Bulan Zulhijjah

Di bulan Zulhijjah kita ditempa kembali secara Qalbu ( hati ), yaitu kita dituntut untuk dapat berqurban pada tanggal 10 Zulhijjah, yaitu Hari Raya Idul Adha / hari Raya Qurban.

  • Berqurban berupa hewan Unta, Sapi / Kambing / Domba.

  • Menunaikan ibadah Haji bagi yang mampu, baik berupa moril ataupun materil

  • Puasa2 Sunnah, yaitu : Puasa Tarwiyah, tanggal 8 Zulhijjah dan Puasa Arafah tanggal 9 Zulhjjah.

 

Setelah bulan2 tersebut kita lalui, kita masuki tahun baru hijriah, tahun baru 1435 Hijriah, kita buka lembaran baru, harapan baru untuk menuju perubahan, maka ada baiknya moment penggantian tahun baru kali ini kita jadikan sebagai saat2 untuk merubah menjadi yang lebih baik lagi. Itulah fungsi peringatan tahun baru Hijriyah .

 

Ada beberapa perubahan di antaranya :

1. Hindari kebiasaan2 lama atau hal2 yang tidak bermanfaatpada tahun yang lalu tidak untu diulang lagi di tahun ini.

2. Lakukan amalan2 kecil secara rutin dan istiqamah, mulai ditahun ini yang nilai pahalanya luar biasa dimata Allah SWT.

3. Usahakan dengan niat yang Ikhlas karena Allah SWT, agar tahun ini jauh lebih baik lagi dari tahun kemarin dan banyak membawa manfaat bagi keluarga maupun masyarakat muslim lainnya.

 

Berbicara tahun baru yang terus bergulir setiap tahunnya, maka kita juga tak lepas dari bicara waktu, Waktu terus bergulir siang malam silih berganti, masa berubah mengukir zaman. Tanpa kita sadari, waktu terus berjalan, dan yang sudah berlalu tak kan pernah berulang. Kitapun berpacu dengan waktu untuk mengadakan perubahan kearah perbaikan.

 

Didalam Suat Al-Ashr termaktub : “ Demi masa. Sesunggihnya manusia itu benar2 dalam keadaan kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal Shaleh dan nasehat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran “.

Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah,

Ayat ini berbicaratentang iman, Siapa orang yang beriman ?

Orang yang beriman itu ciri2nya sebagai berikut :

 

1. Apabila disebut nama Allah, maka bergetarlah hatinya.

2. Apabila dibacakan AlQur’an maka akan bertambahlah keimanannya.

3. Hanya kepada Allah Sajalah kita bertawakal dan berserah diri.

4. Mereka mendirikan shalat

5. Dan memberikan sebagian rizkinya.

 

Kelima kriteria ini menjadi iri orang beriman dan beramal salih. Mari kita sama bertanya: Sudahkah kita beriman sebagai mana arkanul iman, sangatlah terkait dengan soal waktu.

 

Waktu adalah ibadah

Dalam menyiasati waktu, suatu perenanaan yang kita kerjakan untuk kini (dunia) hendaknya menjadi acuan kegiatan dalam rangka amal salih. Sebab apa pun yang kita lakukan, dalam pandangan islam, mestinya merupakan bentuk dari amal ibadah sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Untuk itulah surah Al-Ashr menekan betapa pentingnya waktu (masa) yang dilalui oleh setiap diri, agar manusia memanfaatkan rentang waktu itu dengan sebaik baiknya agar manusia tidak jadi merugi. Orang barat yang sekular dan matrealistis menyebut waktu adalah uang: Time Is Money. Uang bagi mereka menjadi ukuran bagi perjalanan waktu, sedangangkan islam menyebut “Waktu adalah Ibadah sehingga setiap detik merupakan peluang ibadah yang harus diraih oleh para hamba beriman. Menari nafkah untuk mendapatkan rizki dari Allah SWT tentu saja menjadi amal ibadah kalau di niatkan karna Allah SWT. Menjadi orang berpunya /kaya pun adalah ibadah, sebab dengan kekayaan yang dimilikinya itu seorang hamba akan berinfaq, bersadaqah, dan berzakat demi kamsalahatan sesame, Karna itu, untuk dapat melaksanakan Ibadah Maal itu diwajibkan agar kita lebih dulu berharta yg diperoleh memalui jalan bekerja, berusaha, berbisnis secara professional dengan tetap memperhatikan tema tema yang halal dan baik.

 

Rencana dan Evaluasi

Motivasi untuk mendapatkan kehidupan yang baik di hari esok adalah menjadi perintah Rassulullah SAW yang didasarkan atas Firman Allah :

“Hai orang orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah dioerbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Hasyr 18)

 

Kita di perintahkan Allah dan Rasul-Nya agar membuat perencanaan dan mengadakan evaluasi (muhasabah) tentang apa apa saja yang akan, tengah, dan telah kita kerjakan.

Yang tak kalah penting dari kehendak untuk mencapai target usaha (plus amal ibadah) yang baik – yang diniatkan dengan ikhlas, kemauan yang kuat, dan kemampuan dalam memanfaatkan waktu - adalah dimodali dengan kecerdasan. Bahwa sudah jadi kelaziman, orang-orang cerdaslah yang sesungguhnya dapat menguasai waktu dan ilmu. Maka ilmu atau menuntut ilmu juga menjadi bagian amat penting di dalam rumusan islam, sehingga berpadulah yang namanya iman, ilmu dan amal di dalam rentang perjalanan waktu bagi setiap pribadi muslim. Mengerjakan sesuatu perlu mengetahui ilmunya, sehingga amalan yang dikerjakan itu dapat berujung hasil yang baik, dan akan senantiasa bernilai ibadah manakala tidak terlepas dari sandaran keimanan yang diniatkan secara ikhlas dan bersungguh-sungguh. Dari sinilah perlunya dukungan do’a agar kita mendapatkan bimbingan dan pertolongan dari Allah SWT, agar apa yang kita kerjakan sebagai implementasi “beribadah kepada-Nya” itu mendapat ganjaran/pahala kebajikan dan keridhaan-Nya. Akhirnya, begitu mahalnya sang waktu karna ia terus berputar dan manusia senantiasa berpau dengan perubahan, Maka orang-orang pandai dan memahami makna waktu itulah yang memperoleh kemajuan dan kemenangan.

 

Ada satu hadits yang berkaitan dengan rentang waktu sebagai berikut :

Ingat lima perkara sebelum datangnya lima perkara :

  1. Masa mudamu sebelum datang masa tuamu

  2. Waktu sehatmu sebelum datang masa sakitmu

  3. Waktu kayamu sebelum masa kemiskinanmu

  4. Waktu luangmu sebelum datang waktu sempitmu

  5. Waktu hidupmu sebelum datang waktu kematianmu

 

Ingat……………. !

Malam hari ada Tahajjut, Pagi hari ada Dhuha, Al-Qur’an dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan, Jangan malas2 dan jangan ada dusta………………………..

Last Updated on Tuesday, 12 November 2013 14:42
 
Sejarah Islam di Negeri Belanda PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Tuesday, 07 May 2013 23:15

Mengapa harus melawan banjir jika sebenarnya bisa bersahabat dengannya? Faktanya, banjir juga merupakan sebuah potensi yang sangat besar jika masyarakat dapat melihat sisi positifnya. Pembangunan rumah terapung merupakan sebuah teknologi yang ditemukan oleh para ilmuwan Belanda agar dapat “bersahabat” dengan banjir. Rumah ini memiliki prinsip kerja yang sama seperti dermaga terapung. Kubus beton berongga yang terletak di bagian bawah rumah dapat memberikan daya apung terhadap bangunan sehingga rumah akan terapung ketika banjir datang. Kemudian terdapat empat buah pilar vertikal yang dipasang di dekat sudut bangunan dan menghubungkan bangunan dengan tanah. Adanya pilar tersebut membuat  bangunan tidak dapat berpindah tempat ke arah horizontal ketika mulai terapung. Listrik dan air bersih disalurkan dari daratan melalui pipa fleksibel. Rumah ini dapat mengatasi peningkatan kenaikan permukaan air hingga mencapai 4 meter.

Last Updated on Tuesday, 07 May 2013 23:15
 
ISU KIAMAT 21 DESEMBER 2012 DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN ISLAMI PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Friday, 15 February 2013 18:31
Oleh : PANDJI KIANSANTANG (Corporate Culture & CSR Manager)

KHUTBAH  ”SHALAT JUMA’AT BERSAMA  KARYAWAN SUMMARECON”
21 DESEMBER 2012


Allah SWT berfirman Al Qur’an Surah Al Ahzab ayat 63, yang artinya :
”Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Hari Kiamat.
Katakanlah  : ’Pengetahuan tentang Hari Kiamat itu hanya disisi Allah’.
Dan tahukah engkau, BOLEH JADI HARI KIAMAT ITU SUDAH DEKAT WAKTUNYA”

Jamaah Shalat Jum’at yang mulia,
Hari Jum’at adalah Hari Istimewa
Para karyawan  menyambut Hari Jum’at dengan gembira, karena besoknya adalah hari libur dimana kita bisa berlibur dan beristirahat.
Setelah disibukkan bekerja selama 5 hari, kita merasa butuh hari libur untuk Re-freshing atau ”menyegarkan kembali” fisik dan mental kita agar dapat lebih bugar dan bersemangat ketika masuk di hari Senin.
Kegembiraan menyambut Hari Jum’at ini di Barat dikenal dengan perkataan ”Thank’s God, It’s Friday”. Terimakasih Tuhan, ”Hari ini adalah Hari Jum’at”

Bagi kita, ummat Islam ada ungkapan ”ALIF”, yaitu singkatan dari ”Alhamdulillah, It’s Friday”. Artinya bagi Karyawan Muslim, makna hari Jum’at menjadi ”Double Istimewa”. Tapi alasannya berbeda.
Di antara ke-7 hari yang ada dalam penanggalan Islam, Hari Jum’at memiliki posisi khusus, karena merupakan satu-satunya nama hari yang disebut dalam Al Qur’an. Bahkan ada surat dalam  Quran yang dinamakan Surat Al Jumu’ah.
Setiap agama punya hari khusus. Umat Yahudi menjadikan Hari Sabtu atau Sabbath sebagai hari sucinya dan umat Kristen menjadikan Hari Minggu sebagai hari peribadatan Jum’at yang berasal dari bahasa Arab : ”Jum’uah” berarti ”Berkumpul” karena pada hari itu diwajibkan Shalat Berjamaah.

Tentang Keutamaan Hari Jum’at ini, Rasululullah SAW bersabda :
”Sebaik-baik Hari dimana Matahari terbit adalah Hari Jum’at.
Pada hari Jum’at, Adam diciptakan;
Pada hari itu ia dimasukkan ke dalam Surga,
dan pada hari Jum’at itu juga, dia Dikeluarkan dari Surga.
Dan Hari Kiamat Tidaklah terjadi Kecuali pada Hari Jum’at”
(Hadits shohih riwayat Muslim dari Abi Hurairah r.a)

Jamaah Shalat Jum;at yang muliakan,
Hadits tentang Kiamat pada Hari Jum’at tadi akan mengawali inti khutbah Jum’at ini, yaitu Hot-issues hari ini, yaitu : Isu Kiamat pada Hari ini 21 Desember 2012.
Seperti kita tahu, sejak 2 tahun yang lalu, isu ini sudah ramai dibicarakan. Ramalan penangggalan kuno bangsa Maya di Amerika Selatan disinyalir menyatakan bahwa siklus penanggalan besar mereka jatuh pada Hari ini. Ada pihak yang menafsirkan ini sebagai akhir dunia atau Hari Kiamat.
Isu ini mendunia setelah Hollywood memproduksi sebuah film bencana dengan special-effect yang spektakuler, yang berjudul : 2 0 1 2.

Apakah Kiamat akan terjadi pada hari ini ?
Akankah dunia yang indah ini akan hancur pada hari ini ?
Apakah ini hari terakhir kita untuk hidup dan berkumpul bersama di sini ?

Mungkin hampir semua dari kita akan langsung bilang : Itu kan hanya isu. Nggak mungkinlah Kiamat Hari ini ....

Tapi sesungguhnya, jawaban yang tepat jika ditanyakan ”Apakah Hari Kiamat akan terjadi hari ini ?” adalah : Wallahu’alam, Hanya Allah yang Tahu.
Ucapan : Tidak mungkin ! adalah bernada Takabbur, karena kita BUKAN Tuhan yang tahu persis kapan Kiamat akan terjadi.

Majelis Ulama Indonesia, MUI menyatakan bahwa Haram untuk mempercayai ramalan Kiamat pada 21 Desember 2012.
Memang demikian, Kiamat adalah Rahasia Allah, tidak mungkin ada seorang manusiapun termasuk bangsa Maya yang suka meramal itu tahu persis kapan Kiamat terjadi.
Tapi kita-kita ini sebagai manusia juga tidak tahu apakah Kiamat akan terjadi hari ini, nanti malam, besok, lusa atau 100 tahun lagi.
 
Bagi Allah yang Maha Kuasa, membuat dunia Kiamat adalah hal yang mudah. Jika Allah sudah Berkehendak, Kun Fayakun... Yang akan terjadi, terjadilah.
Bukan kita yang memutuskan apakah Kiamat terjadi Hari ini atau Tidak. Jangan sok menjadi Tuhan, bahasa Inggrisnya : Don’t Play God, dengan jumawa mengatakan : Tidak mungkin hari ini Kiamat !
Jawaban yang lebih tepat adalah : ”Insya Allah, jika Allah mengizinkan, Hari ini belum Kiamat.

Kalau mau bersikap JUJUR, kenapa kita langsung spontan mengatakan Nggak mungkin Kiamat Hari ini, BUKAN karena berdasar Keimanan atau
juga bukan karena kita memiliki argumen ilmiah untuk menyangkal hal itu.

Sejujurnya, alasan penyangkalan kita terhadap Kiamat pada hari ini adalah karena Kita BELUM SIAP untuk menghadapi Hari Kiamat... karena saya dan Bapak dan Ibu sekalian BELUM SIAP untuk Mati.
Kita merasa belum cukup menikmati hidup di dunia... kita merasa belum cukup melakukan amal ibadah sebagai bekal untuk kehidupan akhirat. Intinya, kita masih CINTA DUNIA dan Takut untuk Mati.

Rasulullah SAW sudah memperingati hal ini sebagai salah satu tanda akhir zaman :
Beliau bersabda : ”Hampir datang suatu masa ketika umat Islam berjumlah sangat banyak, tapi bagaikan BUIH di Genangan Air, dan Allah mencabut dari dada musuh-musuh kalian rasa takut terhadap kalian, serta akan menanamkan ke dalam hati kalian : AL-WAHAN.
Seorang Sahabat bertanya : Wahai Rasululloh, apakah itu Al Wahan ?
Beliau menjawab : Cinta Dunia dan Takut Mati”
(Hadits Riwayat Ahmad dan Abu Daud dari Tsauban r,a)

Penyakit Al Wahan adalah suatu penyakit hati yang melemahkan umat Islam dan membuat kita terpuruk.
Cinta Dunia bermakna : tamak dan rakus terhadap Nikmat dunia, berfoya-foya serta kikir untuk membagi rezeki yang dikaruniakan Allah. Bahasa populernya adalah : Materialistis, Konsumtif dan Hedonis : suatu hal yang sekarang banyak kita temui dalam kehidupan kita.
Sedangkan ”Takut Mati” adalah ketakutan yang berlebihan alias paranoid terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan kematian, tidak pernah mempersiapkan diri untuk menghadapi sesuatu yang tidak pasti terjadi, yaitu kematian.

Bukti bahwa Penyakit Al Wahan telah kronis menggerogoti negeri kita adalah merajalelanya korupsi. Kita patut sedih dan introspeksi, bahwa Indonesia adalah Negara Muslim terbesar di dunia, serta merupakan negara dengan Masjid dan Jamaah haji terbanyak di dunia. Tapi mengapa Indonesia masih terpuruk dalam peringkat korupsi. Begitu massif dan sistemiknya, korupsi di negeri kita sehingga dijuluki ”Korupsi Berjemaah”.

Sesungguhnya sikap ”aji mumpung” untuk melakukan korupsi jika mendapat kesempatan ini didorong oleh  sikap masyarakat kita yang mendewakan harta dan jabatan serta mengukur kesuksesan seseorang dari tingginya jabatan atau banyaknya harta.
Mayoritas penduduk Indonesia adalah orang Islam yang mengaku ”percaya pada Tuhan”, bahasa Inggrisnya ”Believe in God” -- tapi hanya SEDIKIT orang yang ”Takut pada Tuhan” atau ”God-fearing person”.

Ironisnya dalam bekerja dan mencari uang, sebagian besar dari kita lebih banyak meninggalkan Tuhan. Yaitu : ketika kita mulai bekerja di kantor, seakan-akan kita membuka laci dan memasukkan Tuhan ke dalam laci lalu menutupnya. Sesudah itu,  kita merasa bebas bergunjing, menipu, meminta suap, mengambil  yang bukan hak kita – dengan TIDAK MERASA BERSALAH -  seakan-akan TIDAK ADA yang melihat kita.
Barulah setelah terdengar Adzan Zhuhur, kita buka kembali laci, lalu memasukkan lagi keimanan ke hati kita dan Sholat. Dan seterusnya.

Esensi dari Agama adalah Iman pada hal yang Ghaib atau Tak Terlihat, yaitu Iman pada Allah, Malaikat, Hari Kiamat, Surga dan Neraka.
Tapi manusia lebih takut pada hal yang KASAT-MATA atau KELIHATAN.
Pandangan ini mendorong sikap menghalalkan segala cara karena tidak takut untuk berbuat dosa dan mendapat ganjaran siksa Neraka.
Ini yang mendorong fenomena sinis, yaitu ”Ibadah Rajin, tapi Maksiat jalan terus.
Naudzubillah min zalik. Semoga kita diijauhkan dari perbuatan tersebut.

Untuk itu, dalam kesempatan yang berbahagia ini, izinkan kami menyampaikan NASEHAT, termasuk untuk diri saya sendiri. Yaitu untuk selalu MENGHADIRKAN TUHAN dalam BEKERJA.
Yakin bahwa ALLAH SELALU BERSAMA KITA.
Sadar bahwa walaupun tidak ada orang lain yang melihat atau memergoki kita ketika kita melanggar peraturan dan berbuat dosa, sesungguhnya Allah SWT selalu Melihat Kita.
Haqqul yaqin bahwa setiap perbuatan dosa dan melanggar perintah agama, cepat akan lambat akan MENDAPAT BALASAN azab di dunia maupun balasan yang setimpal di Akhirat.

Mari kita membiasakan diri untuk Berdoa di awal dan di akhir kita bekerja.
Ketika datang di kantor, maka tindakan pertama setelah duduk di meja kerja, biasakan kita LANGSUNG BERDOA. Paling sedikit ucapkan ”Alhamdulillah” dan ”Bismillah”. Sebagai rasa bersyukur bahwa Allah masih memberikan karunia kita berupa pekerjaan, jabatan dan penghasilan rutin. Kita juga bermunajat mohon bimbingan Allah dalam bekerja, agar dimudahkan urusan, mampu menyelesaikan masalah dan tepat mengambil keputusan dalam bekerja.
Dan ketika akan pulang, sebaiknya aktivitas di kantor, kita akhiri dengan Berdoa pula untuk mengucapkan Syukur dan berdoa agar selamat pulang sampai di rumah.

Kesadaran bahwa Allah selalu Mengawasi dan membimbing kita SELAMA Bekerja, Insya Allah benar-benar menjadikan Bekerja kita sebagai Ibadah dan berpahala. Sebagaimana bacaan kita dalam Shalat, yaitu : ”Inna-sholati wanusuki wamayaya wama-mati  lillahi robbil-alamin”, yang artinya : Sesungguhnya Sholatku, Ibadahku - Hidup dan Matiku HANYALAH untuk Allah Tuhan Semesta Alam”
Amin ya robbal alamin.

”Kullu nafsin za-iqotul-maut, wa-innama tuwaffauna ujurokum
 yaumal-qiyamah, faman zuhziha ’anin-nari wa-udkhilal-jannata faqod fazaa, wamal hayatud-duniya illa mata’ul gurur”

Allah SWT berfirman :
”Setiap yang bernyawa akan merasakan MATI.
Dan hanya pada HARI KIAMAT sajalah diberikan dengan sempurna balasan. Barangsia dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Surga, sungguh dia memperoleh KEMENANGAN.
(Sesungguhnya) Kehidupan Dunia hanyalah KESENANGAN YANG MEMPEDAYA”
(Al Qur’an, Surah Al Imran ayat 185)

Di akhir Khutbah ini, Khotib ingin mengajak kita semua untuk mengambil HIKMAH dari ramainya Isu Kiamat pada Hari ini, 21 Desember 2012.

Lebih baik lebih banyak beribadat dan  beramal soleh daripada terlalu memikirkan kapan kiamat. 

Time Management atau MANAJEMEN WAKTU ISLAMI telah diajarkan oleh
panutan kita, Nabi Muhammad SAW, dalam hadits yang terkenal tentang ”LIMA Perkara Sebelum LIMA Perkara”
Sabda Nabi : “Manfaatkan 5 Perkara sebelum Datang 5 Perkara lainnya
     - Pertama, Manfaatkan Masa MUDAMU sebelum Masa tuamu
-    Kedua, masa SEHATMU sebelum masa Sakitmu
-    Ketiga, masa  KAYAmu sebelum masa Miskinmu
-    Keempat, Masa LUANGmu sebelum datang masa Sibukmu,
-    dan Kelima, Masa HIDUPmu sebelum datang Matimu”
(Hadits Riwayat Muslim dan Tirmidzi dari Amru bin Maiumun)
Last Updated on Friday, 15 February 2013 20:34
 
Salam Online Islami PDF Print E-mail
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Thursday, 10 January 2013 01:14

Salam Online Islami

Salam Online

Last Updated on Thursday, 10 January 2013 14:05
 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 2 of 8

Who's Online

We have 72 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday78
mod_vvisit_counterYesterday445
mod_vvisit_counterThis week523
mod_vvisit_counterLast week3130
mod_vvisit_counterThis month7159
mod_vvisit_counterLast month0
mod_vvisit_counterAll days603560

Online (20 minutes ago): 10
Your IP: 54.226.76.27
,
Today: Feb 25, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.