ILMU NUJUM (ILMU PERBINTANGAN)

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


Islam di Indonesia

...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
ILMU NUJUM (ILMU PERBINTANGAN) PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Yusep Iskandar   
Thursday, 05 August 2010 17:02

OLEH YUSEP ISKANDAR R 

Munajjim (ahli nujum juga termasuk dalam katagori peramal menurut apa yang diistilahkan oleh sebagian ulama 2. Di dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, dari hadits Zaid bin Khalid Al-Juhani, ia berkata :

صلى لنا رسول الله صلى الله عليه وسلم صلاة الصبح بالحديبية على إثر سماء كانت من الليلة فلما انصرف أقبل على الناس فقال هل تدرون ماذا قال ربكم قالوا الله ورسوله أعلم قال أصبح من عبادي مؤمن وكافر فأما من قال مطرنا بفضل الله ورحمته فذلك مؤمن بي وكافر بالكوكب وأما من قال بنوء كذا وكذا فذلك كافر بي ومؤمن بالكوكب

”Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah mengimami kami shalat Shubuh di Hudaibiyyah setelah semalamnya turun hujan. Ketika usai shalat, beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam berbalik menghadap kepada para shahabat radliyallaahu ‘anhum lantas bersabda : ‘Tahukah kalian apa yang difirmankan Rabb kalian ?’. Para shahabat menjawab : ‘Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui’. Allah berfirman : ‘Di kala pagi ini, diantara hamba-Ku ada yang beriman kepada-Ku dan ada pula yang kafir’. Adapun orang yang mengatakan : ‘Telah turun hujan kepada kita berkat karunia dan rahmat Allah’, ia telah beriman kepada-Ku dan kafir terhadap bintang-bintang. Sedangkan orang-orang yang berkata : ‘Telah turun hujan kepada kita karena bintang ini dan bintang itu, maka ia kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang’” 3

 

Imam Bukhari berkata di dalam kitab Shahihnya : Qatadah berkata : “Allah menciptakan bintang-bintang ini untuk tiga hal :
1. Sebagai penghias langit
2. Sebagai pelempar syaithan
3. Dan sebagai tanda bagi orang yang untuk mengenali arah.
Maka barangsiapa menafsirkan selain itu, ia telah salah dan menyia-nyiakan bagiannya dan memaksakan diri dalam sesuatu yang ia tidak mengetahuinya”.4

Ilmu Nujum ada dua macam : 5

Pertama : ‘Ilmu At-Ta’tsiir, yaitu ilmu nujum yang meyakini bahwa bintang-bintang mempunyai pengaruh terhadap keadaan alam semesta. Ilmu ini termasuk syirik dan bukan termasuk ilmu yang bermanfaat. Penjelasan yang lainnya tentang definisi ilmu at-ta’tsiir yaitu menjadikan keadaan bintang, planet, dan benda angkasa lainnya sebagai dasart penentuan berbagai peristiwa di bumi, baik sebagai sesuatu yang berpengaruh mutlak maupun hanya sebagai isyarat yang menyertai peristiwa-peristiwa bumi. Jika dia percaya bahwa keadaan itu adalah faktor yang berpengaruh mutlak atas peristiwa-peristiwa bumi – dengan tidak membedakan baik karena kekuatan internalnya maupun karena izin Allah – maka ia dinyatakan musyrik dengan tingkatan syirik besar dan telah keluar dariIslam.

Tetapi jika ia percaya bahwa keadaan itu hanya merupakan isyarat yang menyertai peristiwa-peristiwa bumi, maka ia dinyatakan sebagai musyrik dengan tingkatan syirik kecil yang bertentangan dengan kesempurnaan tauhid. Perbintangan tidak berpengaruh terhadap peristiwa-peristiwa yang ada di bumi. Anggapan tentang perbintangan berpengaruh terhadap peristiwa-peristiwa di bumi adalah termasuk berkata sesuatu atas Nama Allah ta’ala tanpa ilmu.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

من اقتبس علما من النجوم اقتبس شعبة من السحر زاد ما زاد

”Barangsiapa mempelajari satu cabang dari ilmu nujum, maka sesungguhnya ia telah mengambil satu bagian dari ilmu sihir, semakin bertambah (ilmu yang ia pelajari), semakin bertambah pula (dosanya)” 6

Kedua : ‘Ilmu At-Tas-yiir, yaitu ilmu Nujum yang tujuannya untuk memudahkan arah tujuan dalam perjalanan dan kemaslahatan agama. Penjelasan yang lainnya tentang definisi ilmu at-tas-yiir yaitu menjadikan keadaan bintang dan benda angkasa sebagai petunjuk penentuan arah mata angin dan letak geografis suatu negara dan semacamnya. Jenis ini dibolehkan dalam Islam. Dari sinilah munculnya Hisab Takwim (penanggalan), pengetahuan tentang akhir musim dingin dan panas, waktu-waktu pembuahan (tumbuhan dan hewan), kondisi cuaca, hujan, penyebaran wabah penyakit dan semacamnya.

——————-

Catatan kaki :
1. Ilmu nujum ini termasuk sesuatu yang dapat menafikkan Tauhid dan menjerumuskan pelakunya kepada kemusyrikan, karena orang itu menyandarkan suatu kejadian kepada selain Allah.

2. Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : “Tanjiim adalah meramal kejadian-kejadian di bumi berdasarkan petunjuk keadaan bintang”. Lihat Majmu’ Fataawaa Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah (XXXV/192), Fathul-Majiid Syarah Kitaabit-Tauhid bab XXVII : [/I]Maa Jaa-a fit-Tanjiim[/I].

3. HR. Bukhari (no. 846, 1038, 4147) dan Muslim (no. 71).

4. HR. Bukhari dalam Fathul-Bari (VI/295). Dikeluarkan oleh Abdurrazzaq, ‘Abd bin Humaid, Ibnu Jarir, dan Ibnu Mundzir serta yang lainnya. Lihat Fathul-Majiid Syarah Kitaabit-Tauhiid Bab 28 : Maa Jaa-a fit-Tanjiim (halaman 361-362), tahqiq Dr. Al-Walid bin ‘Abdirrahman dan Muhammad bin Furaiyyan.

5. Lihat keterangan lebih lengkap dalam Fadhlu ‘Ilmi Salaf ‘alal-Khalaf (halaman 21-22) oleh Ibnu Rajab Al-Hanbaly, tahqiq Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halaby, Al-Madkhal lidiraasatil-‘Aqiidatil-Islamiyyah ‘alaa Madzhab Ahlis-Sunnah wal-Jama’ah (halaman 146-147), Al-Qaulul-Mifiid ‘alaa Kitaabit-Tauhid (II/5) oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin.

6. HR. Abu Dawud (no. 3905), Ibnu Majah (no. 3726), Ahmad (I/227,311), Al-Baihaqi (VIII/138-139) dari Shahabat Ibnu ‘Abbas radliyallaahu ‘anhuma. Hadits ini dishahihkan oleh Imam An-Nawawi dalam Riyaadlush-Shaalihiin (no. 1671) dan Majmuu’ Fataawaa Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah (XXXV/193).

Dinukil dari :
شرح عقيدة أهل السنة والجماعة رقم : 289 - 292 ; تأليف : أستاذنا يزيد بن عبد القدير جواس

Last Updated on Wednesday, 01 September 2010 12:20
 

Who's Online

We have 28 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday384
mod_vvisit_counterYesterday1143
mod_vvisit_counterThis week384
mod_vvisit_counterLast week7012
mod_vvisit_counterThis month12096
mod_vvisit_counterLast month3538
mod_vvisit_counterAll days756599

Online (20 minutes ago): 17
Your IP: 54.221.147.93
,
Today: Dec 16, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.