Senjakala di Pusat Kota...

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


Islam di Indonesia

...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Senjakala di Pusat Kota... PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Artikel Qirsa - Artikel Qirsa
Written by Administrator   
Sunday, 25 November 2018 20:00

oleh Pandji Kiansantang

Ahad senja... Matahari beringsut menghilang.. meninggalkan sisa cahaya keemasan di kaki langit. Kegelapan segera merajalela menggusur siang dengan malam hari...

Seorang pedagang asongan keliling berjalan gontai... Keletihan tampak pada wajah tuanya.. Kegetiran tak dapat disembunyikan dari dirinya.

Dalam hati, ia mengutuki nasib sialnya pada hari ini. Berjalan kaki berkilo meter, menerjang panasnya terik matahari yang ganas... keringat membasahi sekujurp pakaianusangnya...

Seharian menyusuri kota, tidak sebuahpun dagangannya laku...

Terbayang di wajahnya kekecewaan istri dan anak-anaknya di kontrakan kecil mereka... Besok makan apa? Bagaimana dengan tunggakan uang sekolah anaknya?

Di seberang jalan, dilihatnya mobil-mobil berseliweran keluar dari Mal... Betapa nikmatnya hidup mereka... Sungguh beruntung mereka... belanja dan makan enak seharian, penuh senyum dan tawa seakan tak ada beban hidup... gaya hidup yang ia bahkan tak berani memimpikannya...


Ia merasa diperlakukan tidak adil oleh Yang Maha Kuasa... Dalam hati ia menggugat "Ya Tuhan, apa salah dan dosaku? Mengapa hidupku tak pernah lepas dari kubangan kemelaratan dan kenestapaan? Mengapa problem hidup datang silih berganti tanpa ada solusinya? Di tengah frustasinya ini, ia hanya bisa mengutuki dirinya yang seakan terlahir sebagai pecundang. Kemalangan seakan suratan takdirnya...

Di puncak kemarahan dirinya, sayup sayup terdengar suara yang syahdu... seakan suara dari Langit yang membelah kebisingan deru kendaraan yang berlalu lalang. "Hayya' alash Shalaah... Hayya' alal falaah..."Marilah sholat, marilah menuju pada kemenangan".... Adzan Maghrib dari Masjid di seberang Mall itu, membuyarkan segala pikiran negatifnya...

Mungkin inilah jawaban dari masalahku, demikian ia merespons "Panggilan Kemenangan dari Illahi" itu...  Iapun beranjak memasuki kompleks masjid. Ada energi positif yang mulai menenangkan emosinya yang bergejolak.

Segarnya air wudhu yang memadamkan api amarah makin menguatkan akal sehat dan semangatnya. Di serambi masjid, dilihatnya seorang kakek yang sudah membungkuk dan berjalan tertatih pelan memasuki masjid. Membuatnya minder dengan keimanannya yang naik turun.

Masuk ke dalam masjid, dilihatnya pemandangan yang mencerahkan. Jamaah yang menamatkan mengajinya, berzikir atau shalat sunnah... Ada yang tua, ada yang muda... Ada yang berpenampilan necis dan keren, ada yang biasa saja.

Ia tersadar.. di "rumah Allah" ini tak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin.. semua sama menghamba pada Yang Maha Kuasa ... Semua akan tunduk rukuk dan sujud bersama... Semua punya ujian dan problem hidup masing-masing yang tidak terlihat oleh orang lain

Ia merasa malu, tadi telah berprasangka buruk pada orang-orang yang lebih beruntung. Tak terasa air mata menetes karena merasa berdosa telah berburuk sangka pada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang... Betapa ia hampir mengingkari Nikmat dikaruniakan hidup, kesehatan, keluarga, pekerjaan, dan khususnya Iman dan Islam... Dalam istighfarnya, ia lega karena nyaris saja berpindah jalan ke kekufuran...   Bersyukur atas hidayah yang membawanya untuk menghadap, mengadu dan berharap pada Tuhannya di masjid.

Ketika putus asa sirna, harapannya muncul lagi. Wajah keluarga yang disayanginya, yang menjadi sumber motivasinya untuk mencari nafkah,  memacunya untuk bangkit. Teringat pada janji Allah bahwa sesudah kesulitan pasti ada kemudahan...

Bacaan Iqamah dikumandangkan

.. Dengan mantap ia berdiri di shaf pertama... meluruskan pandangan ke arah kiblat... Sabar, Syukur dan Shalat adalah pertolongan bagi hidupnya.

Di benaknya terdengar : "Jangan berkata, "Tuhan, aku memiliki masalah yang besar

Tapi katakan, “Wahai masalah, aku memiliki Tuhan Yang Maha Besar !".... ia pun dengan  khusyu memulai shalatnya.... "ALLAHU AKBAR !"


*Masjid Raya Al Musyawarah Kelapa Gading, Ahad, 25 November 2018 bakda Shalat Maghrib


www.Qirsa.com

Last Updated on Sunday, 25 November 2018 20:25
 

Who's Online

We have 23 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday715
mod_vvisit_counterYesterday796
mod_vvisit_counterThis week3466
mod_vvisit_counterLast week7012
mod_vvisit_counterThis month15178
mod_vvisit_counterLast month3538
mod_vvisit_counterAll days759681

Online (20 minutes ago): 7
Your IP: 3.82.24.132
,
Today: Dec 19, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.