Dakwah Online "Qalbu Islami Karyawan Summarecon"

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
Tuesday, 05 July 2011 11:21
KHUTBAH SHALAT JUM’AT BERSAMA (SJB)
1 JULI 2011



•    Hadirin sidang jamaah ju’at yang dimulyakan Allah SWT . Dari hati nurani yang ikhlas marilah kita ucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karunianyalah kita dapat berkumpul pada hari yang mulya ditempaat yang kita cintai ini.

•    Kemudian shalawat dan salam marilah kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Semoga kita semua mendapat safaatnya diyaumul qiyam, amien.

•    Pertama sekali khatib ingin berwasiat kepada diri khatib sendiri dan juga berwasiat kepada seluruh kaum muslimin yang hadir pada hari ini. Marilah kita tingkatkan kepada Allah SWT. Taqwa dengan sebenar-benarnya, mengerjakan seluruh perintah Allah dan menjauhi segala larangannya.

•    Hadirin sidang jum’at yang dimulyakan Allah saat ini kita berada dipenghujung Bulan Rajab. Bulan Rajab adalah salah satu dari 4 bulan yang dimulyakan Allah SWT. Dan dibulan ini pula Allah mengisra mi’rajkan hambanya yang paling mulia yaitu Nabi Muhammad. Sebagai mana firman Allah :
“ Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya (Muhammad) pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsho dan telah kami berkahi sekelilingnya. Supaya kami perlihatkan kepadanya sebahagiaan tanda kebesaran kami. Sesungguhnya Allah maha mendengar lagi maha melihat. ( Qur’an Surat Al Isra Ayat 1)”
Isra artinya     : Perjalanan Nabi Muhammad pada malam hari dari masjidil Harom ke  masjidil Aqsho.
Mi’raj artinya     : Perjalanan Nabi dari masjidil Aqsho kemudian naik kelangit melampaui langit yang ke 7 hingga Sudratul Muntaha.

•    Hadirin sidang jum’at yang dimulyakan Allah. Khatib disini tidak membahas kisah perjalanan isra mi’raj tapi khatib ingin membahas sedikit tentang perintah yang diterima Nabi Muhammad SAW ketika peristiwa isra mi’raj yaitu shalat. Shalat adalah ibadah yang paling pokok dan yang paling tinggi bagi umat islam, dan ibadah yang tidak boleh ditinggal meski hanya 1 waktu, terutama bagi laki-laki. Sedangkan wanita ketika ia menstruasi atau nifas tidak shalat tetapi selain itu hukumnya wajib, sabda Nabi :
“ Barang siapa yang meninggalkan shalat 1 waktu secara sengaja maka ia telah kafir dengan nyata. Dan shalat merupakan tiangnya agama.”
Sabda Nabi :
“ Shalat adalah tiangnya agama, barang siapa yang mendirikan shalat berarti dia telah menegakkan agama dan barang siapa yang meninggalkan shalat berarti dia telah menghancurkan agama.”

Diibaratkan sebuah bagunan, sekokoh apapun atapnya dan sekuat apapun pondasinya kalau tidak ada tiangnya makan akan roboh bangunannya, begitu juga dengan shalat.

•    Hadirin sidang jum’at yang dimulyakan Allah untuk itu marilah sekuat tenaga kita untuk selalu memperbaiki kwalitas shalat kita agar lebih baik. Dengan lebih baik shalat kita akan mendorong amalan kita yang lain lebih baik sehingga kita menjadi manusia lebih baik, kalalu kita pekerja, pekerja yang baik. Karena shalat melatih kita untuk disiplin, tepat waktu dan mengikuti aturan pimpinan.

•    Nah sekarang bagaimana agar kwalitas shalat kita lebih baik, yang pertama :
1.    Usahakan agar kita selalu mengerjakan shalat lima waktu dan berusaha untuk tidak meninggalkan shalat meski hanya 1 waktu dalam sehari.
2.    Usahakan agar kita selalu shalat diawal waktu, karena diawal waktu merupakan salah satu dari 3 amalan yang paling dicintai Allah.
3.    Usahakan agar kita selalu shalat berjama’ah, karena begitu banyak fadilah (keutamaan shalat berjama’ah). Terutama berjama’ah dimasjid, surau, atau musholla. Karena shalat berjama’ah lebih baik dari shalat sendirian yaitu dengan kelipatan 27 derajat, sabda Nabi :
“ shalat berjama’ah lebih baik dari shalat sendirian, dengan kelipatan 27 derajat.”
4.    Usahakan shalat kita lebih khusyu. Dengan cara merasa bahwa Allah selalu ada dihadapan kita dan selalu mengawasi gerak-gerik shalat kita. Sehingga tujuan shalat hanya untuk Allah SWT.
Usahakan agar kita mengerti bacaan shalat kita karena hakikat shalat adalah menyembah Allah, mengagungkan Allah, memuji Allah dan mohon perlindungan kepada Allah SWT.
Dan sebelum shalat agar kita memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang selalu menggoda manusia. Terutama ketika hendak shalat sampai shalat kita berakhir salam. Dengan cara membaca muawwizatain (annas-al falaq) sebelum kita shalat.
Dan yang terakhir perhatikan pakaian kita, tempat shalat kita agar bersih dan terhindar dari najis dan juga mengetahui tentang wudhu yang benar mengetahui mana yang rukun dan sunah dan juga mengerti tentang air yang kita pergunakan untuk wudhu.
Firman Allah :
“ Sesungguhnya Allah cinta kepada orang yang bertaubat dan membersihkan diri.  (Al Baqoroh – 222)”

•    Semoga khutbah yang singkat ini dapat bermanfaat bagi kita semua.



   
 
MEMAHAMI MAKNA SURAT YASIN
Tuesday, 28 June 2011 17:57

MEMAHAMI  MAKNA SURAT YASIN

Oleh Pandji Kiansantang

Selain Al Fatihah, Surat Yaasin adalah surat yang  paling banyak dibaca oleh masyarakat muslim Indonesia. Dapat dipastikan bahwa buku kecil “Surat Yaasin dan Terjemahannya” adalah buku yang paling banyak dicetak   di Indonesia dan tersebar luas di perkotaan maupun pedesaan. Sebagian masyarakat kita mengamalkan Surat Yaasin dengan dibaca secara berjemaah, khususnya dalam tahlilan (Uniknya kebiasaan membaca Surat Yaasiin secara berjamaah justru jarang ditemui di Timur Tengah).

Yang sebaiknya perlu kita ingat dalam mengamalkan Surat Yaasin :

1. Membacanya berulang kali tapi tidak pernah berusaha memahami artinya (padahal pada setiap buku Surat Yaasin ada terjemahannya) sama saja dengan  kita hanya meng-amalkan “kulitnya” tanpa faham “isinya”. Jadi fahamilah isi Surat Yaasin, sehingga kita tahu mengapa surat ini begitu  “istimewa”.

2. Surat Yaasin hanyalah sebagian kecil dari Al Qur’an yang penuh hikmah. Jadi pengamalan Al Qur’an  jangan hanya terbatas dengan mengamalkan surat Yaasin saja sehingga mengabaikan membaca dan mendalami ke-113 surat lainnya dalam Al Qur’an. Padahal sebenarnya semua ayat yang terkandung  dalam Al Qur’an  mengandung nilai-nilai yang berharga bagi kehidupan manusia. Yang harus kita imani adalah membaca surat dan ayat apapun dari Al Qur’an akan selalu membawa pahala dan berkah.

3. Jangan menjadikan Surat Yaasin – atau ayat apapun dalam Al Qur’an -- sebagai  “mantra” atau isim, yang diyakini dengan “ritual” (tatacara tertentu) “bertuah”  untuk mengabulkan berbagai keinginan, karena hal ini bisa menjerumuskan kita pada  praktek syiriq. Yakinilah, bukan bacaan atau tulisan suratnya yang “mustajab”,  tapi segala sesuatu  hanya bisa terjadi bila Allah mengizinkan atau mengabulkan doa kita.

 

Mungkin seumur hidup, kita telah ratusan kali membaca Surat Yasiin (bahkan ada yang sudah hafal di luar kepala), karena seringnya surat ini dibaca dalam berbagai kesempatan : Tahlilan, malam Jum’atan, menjenguk orang sakit, melawat orang yang meninggal (takziyah), ziarah kubur, membuka dan menutup majelis ta’lim, atau acara-acara lain yang dianggap penting. Tapi tahukah kita makna yang terkandung dari Surat yang “istimewa” ini ?

 

Dalam Kitab Suci Al Qur’an, Surat Yaasin merupakan surat ke-36 (dari 114 surat di Al Qur’an) dan masuk dalam Juz 22. Susunan penempatan Surat Yaasin dalam Al Qur’an berada di antara Surat ke-35 Faathiir (Pencipta) dan surat ke-37 Ash-Shaffaat (Yang bershaf-shaf).

Yaasin termasuk kelompok “surat-surat Makkiyah” karena diturunkan di Mekkah, dan diwahyukan sesudah surat Al Jiin.

Surat Yaasin terdiri dari 83 ayat. Dari jumlah ayatnya, Surat Yaa Siin termasuk kelompok Surat yang sedang jumlah ayatnya (antara 50 – 100 ayat).

Dinamakan “Yaasin” karena dimulai dengan huruf Yaasin”, yang arti katanya tidak pernah diterangkan oleh Allah maupun Rasulullah. Wallahu a'lam bishshawab. Hanya Allah yang mengetahuinya artinya (3 surat lain dalam Al Qur’an yang diberi nama sesuai huruf   di awal surat, seperti halnya Yaasin, adalah: Surat Thaahaa, S. Shaad, dan S. Qaaf)

 

Pokok-pokok isi Surat Yaasin :

1. Kisah perjuangan  pendakwah dan syuhada :

Sebagai pelajaran bagi penduduk Mekkah yang ketika itu menolak kenabian  Rasulullah, secara panjang lebar dalam ayat 13-29, dikisahkan penduduk suatu kota dalam menghadapi utusan yang menyeru pada agama Allah. Pada saat pendakwah itu diancam untuk dibunuh oleh penduduk kota yang ingkar, muncullah seorang penduduk kota yang telah beriman dan secara berani membela para pendakwah.

Orang pemberani ini akhirnya menjadi syuhada setelah dibunuh dengan kejam oleh kaumnya sendiri, dan oleh Allah dimasukkan ke dalam Surga. Ketulusan orang ini untuk menyelamatkan kaumnya terlihat dari ucapannya, yang bukan mengutuk kaumnya yang telah  membunuhnya tetapi justru mendoakan  mereka  (ayat 26-27). Di sini Allah memberikan contoh nyata jihad fi sabilillah, yaitu keberanian moral     pembela kebenaran (yang berani mengatakan “yang benar walau pahit”  dan “berkata yang benar terhadap  penguasa /  masyarakat yang zhalim”)  yang bila wafat berjuang di jalan Allah akan dan mendapat   jaminan masuk Surga.  Oleh karenanya sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa tokoh ini adalah  shahibu Yaasin (fokus Surat Yasin)

 

 

2. Pokok-pokok Keimanan (Aqidah), antara lain  :

· Allah bersumpah dengan Al Qur’an bahwa Muhammad

SAW benar-benar seorang rasul yang diutusNya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul-rasul (yaitu bangsa Arab), seperti yang disebutkan dalam ayat 1-6.

· Manusia jangan “menyembah (mempertuhankan) syaithan karena mereka adalah musuh yang nyata  (ayat 60-62)

·  Kekuasaan Allah membangkitkan manusia di hari Kebangkitan (ayat 51-59) dimana penghuni Surga  akan memperoleh kebahagiaan yang kekal. Ayat Salaamun, qaulam mir rabbir rahim” (Kepada penghuni Surga, dikatakan “Salam” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang”), merupakan kata terindah dalam Surat Yaasin karena merupakan dambaan bagi semua muslim yang

sudah wafat untuk mendapat salam dari Allah SWT di Surga.

 

3. Tanda-tanda Kekuasaan Allah yang mengungkapkan sebagian “rahasia alam semesta” agar manusia  beriman pada kebesaran Allah dan bersyukur atas karuniaNya. Kandungan Surat Yaasin ini sarat dengan ilmu pengetahuan karena sepanjang ayat 33-50 terdapat sejumlah “hikmah pelajaran” bagi mereka  yang mau menggunakan akal (mengkajinya secara mendalam) :

 ·Maha suci Tuhan yang  yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya,  baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang mereka tidak  ketahui” (ayat 36)

·Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan (melampaui) bulan dan  malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya”   (ayat 40)

·Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya (tua pikun) niscaya Kami kembalikankan dia  kepada  kejadiannya (seperti bayi yang baru lahir yang lemah dan tidak tahu apa-apa). Maka apakah  mereka  tidak memikirkan? (ayat 68)

 

4. Mengingat Mati

“Ajal pasti tiba” dan bisa datang pada siapa saja – tua atau muda -- tanpa diketahui waktunya. Banyak ayat  dalam Surat Yaasin membicarakan tentang kematian dan Hari Berbangkit. Tujuannya agar manusia mau ingat mati sehingga lebih mendekatkan diri pada agama. Pemahaman pada makna Surat Yasiin ini seharusnya menyadarkan kita tentang  kematian dan Hari Kiamat, sehingga menggugah kita untuk lebih banyak beribadat dan beramal saleh serta  bertaubat sebelum terlambat.

 

Jadi seharusnya, dengan banyak membaca Surat Yaasin, kita makin mempersiapkan “bekal” kita di kehidupan  mendatang. Dengan demikian, Surat Yaasin, bukan hanya bermanfaat dibacakan pada orang yang sudah meninggal, tapi terlebih lagi bagi kita yang masih hidup untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari!

(Pandji Kiansantang)

 

 
« StartPrev111213141516171819NextEnd »

Inspirasi Islami

DOA SEBELUM PRESENTASI/ BERBICARA DI DEPAN UMUM :
Doa Nabi Musa AS : "Ya Tuhanku, Lapangkanlah untukku urusanku, dan Lepaslah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku" (Robbisrohlii Shodrii wa-yassirlii amri, wahlul ‘uqdatam mil-lisaanii yafqohu Qoulii). QS.Thoha 25-28.


DOA KELANCARAN BEKERJA
Ya Allah, permudahkanlah urusanku, jangan dipersulitkan. Ya Allah, akhiri urusanku dengan baik. Dengan RahmatMu yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (Allahumma Yassir wala tu'assir. Robbi tammim bilkhoir. Birokhmatika Yaa Arhamarrohimin).


DOA PERLINDUNGAN DARI BAHAYA BANJIR (Dibaca Ketika Hujan Lebat Pada Musim Hujan) :
Ya Allah, jadikan hujan ini membawa manfaat
(Allaahumma Shoyyiban Naafi'an) HR. Bukhari


MANUSIA TERBAIK :
Sabda Nabi : "Sebaik-baiknya manusia adalah yang PALING BERMANFAAT bagi orang lain" (Khoirunnas Anfa ‘Uhum Linnas") HR. Tirmidzi


MENYAYANGI SEMUA :
Sabda Nabi, “Irhamu man fil ardli yarhamkum man fis samaa wati’. Sayangilah semua yang ada di bumi, maka semua yang ada di langit akan menyayangimu.”


TUJUAN HIDUP MUSLIM :
Sabda Nabi : "HIDUPLAH DENGAN MULIA DAN MATILAH DENGAN SYAHID" (….‘Isy hamidan wa mut Syahidan) HR. Ibn Majah dari Ibn Umar


DOA SAYYIDUL ISTIGHFAR (Bacaan Istighfar yang paling utama, diantaranya disunnahkan dibaca sebelum tidur) :
"Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan mengakui Dosaku pada-Mu maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau".
(Allahuma angta robbii Laa ilaaha ilaa angta. Kholaqtanii wa anaa 'abduka. Wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatho'tu. A'udzu bika ming syari maa shona'tu, Abuu-u laka bini'matika 'alayya. Abu'u bidzambii Faghfirlii fainnahuu laa ya'ghfirudz dzunuuba illa angta).


DOA NUR
(Dibaca Sesudah Sholat Subuh untuk Kelancaran Rizki) :
"Ya Allah, jadikanlah CAHAYA di dalam Hatiku" (Allohumaj ‘ali Nurron Fi Qolbi) HR. Bukhari


DOA MOHON NAIK HAJI :
"Ya Allah, karuniakanlah kami Rezeki untuk dapat mengunjungi 2 Kota Suci, Mekkah dan Madinah. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala Sesuatu". (Allohummar-zuqnaa ziyaa-rota al-haromayni Makkata wa Madiinata. Innaka 'alaa kulli syai'in qodiir).


Who's Online

We have 67 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday292
mod_vvisit_counterYesterday572
mod_vvisit_counterThis week2779
mod_vvisit_counterLast week2050
mod_vvisit_counterThis month6550
mod_vvisit_counterLast month0
mod_vvisit_counterAll days602951

Online (20 minutes ago): 8
Your IP: 54.90.119.59
,
Today: Feb 23, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.