Sejarah Islam di Indonesia : KRONOLOGI SEJARAH ISLAM DI INDONESIA

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
pkiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang


>>
CCSR.cc <<
Kreasi Tim Corporate Culture
dan Corporate Social
Responsibility


>> WonderfulClub.info
<<
Wadah Klub-klub Hoby
Karyawan Summarecon


>> SinergiSejarah.Com
<<
Media Komunikasi "Sejarah
Yang Mensejahterakan"


>>
Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


>>
Pandji.info <<
Media Komunikasi Keluarga
Besar Pandjiwinata


>>
Soeriawinangun.com <<
Khazanah Pusaka Leluhur Banten

 

Sejarah Islam di Indonesia : KRONOLOGI SEJARAH ISLAM DI INDONESIA PDF Print E-mail
User Rating: / 3
PoorBest 
Sejarah Islam di Indonesia - Sejarah Islam di Indonesia
Written by Administrator   
Tuesday, 06 October 2009 11:59

Oleh : Pandji Kiansantang

 

 

717                 Dikabarkan oleh pengembara China yaitu Itsing bahwa ia menumpang suatu kapal dalam armada Timur Tengah yang menuju China dimana mereka singgah beberapa bulan lamanya di Aceh dan Sriwijaya.

 

1010               Dikabarkan tentang Naik Hajinya seorang Raja dari Sumatera

                        yang disebut “Haji Sumatrabhumi”.

 

1082               Angka dari makam seorang muslimat yaitu Fatimah binti Maimun di Leran Jawa Timur yang merupakan makam tertua di Pulau Jawa.

 

1271               Peurelah diserang Kerajaan Sriwijaya setelah Kesultanan Peurelah tunduk Tentara Sriwijaya ditarik mundur (1275)

 

1292               Armada Kapal Mongol-China dimana turut serta pengembara Italy yakni Marcopolo dalam perjalanannya ke Persia singgah 5 bulan di Aceh Utara.

 

1297               Wafatnya Raja Samudera Pasai yakni Marah Silu atau Sultan Malik As-Saleh.

 

1345               Pengembara muslim terbesar di masanya yakni Ibn Bathuthah utusan Sultan Delhi singgah di Kesultanan Pasai dan bertemu dengan S.Malik Az-Zahir.

 

1350               Tentara Majapahit dalam rangka “Persatuan Nusantara” Gajah Mada menundukkan Kesultanan Pasai.

 

1380               Tahun dari suatu makam muslim di Minje Tujoh Aceh yang berisi 2 bait Syair yang dinyatakan sebagai Kesusasteraan Islam tertua di Indonesia.

 

1414               Kerajaan Hindu Malaka menjadi Kerajaan Islam.

 

1419               Maulana Malik Ibrahim wafat di Gresik Jawa Timur.

 

1478               Berdirinya Kesultanan Demak dipimpin Raden Patah setelah menaklukan Kerajaan Hindu Majapahit.

 

1479               Cirebon melepaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Hindu Pajajaran dan menjadi pusat penyebaran Islam di Jawa Barat.

 

1495               Sultan Zainal Abidin dari Kesultanan Ternate memperdalam ilmu Agama di Giri.

 

1511               Armada Portugis dipimpin Alfonso D’Albuquerque menaklukan Kesultanan Malaka yang dipertahankan Sultan Mahmud Syah-Keluarga Raja menyingkirkan Riau.       

 

1512               Bangsa Portugis untuk pertama kalinya tiba di Banda Maluku dipimpin Antonio D’ Abreu. 

 

1513               Armada Demak dipimpin Pati Unus menyerang Portugis di Malaka yang berakhir dengan kekalahan total.                    

 

1517               Kesultanan Demak dipimpin Pati Unus meruntuhkan Kerajaan Majapahit karena rajanya yaitu Prabu Udara bersekutu dengan Portugis.

 

1520               Aceh dibawah Sultan Ali Mughayat Syah berkembang menjadi Kerajaan Besar dan pusat perdagangan di Selat Malaka.

 

1527               Armada Portugis yang melabuh di Pelabuhan Sunda Kelapa dihancurkan tentara Demak dipimpin Falatehah Sunda Kelapa menjadi Jayakarta. 

 

1537               Serangan Aceh pertama terhadap Portugis di Malaka yakni di masa Sultan Alauddin Al-Kahar (1537-1571). Selanjutnya selama Portugis di Malaka 1511-1641 mengalami 13 kali serangan lagi dari kesultanan Aceh, tapi selalu gagal.

 

1546               Sultan Trenggono dari Demak wafat. Dimulainya kemunduran Demak akibat perebutan kekuasaan di antara sesama keluarga Sultan.

 

1568               Banten melepaskan diri dari kekuasaan Demak. Berdirlah Kesultanan Banten yang dikuasai Hasanuddin (1552-1570).

 

1570               Dengan licik Gurbernur Portugis di Ternate membunuh Sultan Khairun. Pembalasan oleh Sultan Baabullah (1570-1583) yang menyebabkan terusirnya Portugis (1575).

 

1579               Sultan Yusuf dari Banten (1570-1580) meruntuhkan Kerajaan Hindu Pajajaran. Bangsa Inggris tiba pertama kali di Indonesia yakni armada Sir Francis Drake dari Philipina di Ternate.

 

1581               Raja Pagarruyung Minangkabau masuk Islam.

 

1586               Kerajaan Pajang dipimpin Arya Pangiri (1582-1586) dikalahkan Adipati Mataram yaitu Sutawijaya. Kerajaan Pajang berakhir dan timbul Kerajaan Mataram dipimpin Sutawijaya (1586-1601).

 

1596               Tentara Banten menyerang Palembang dengan dipimpin Sultan Maulana Mohammad (1580-1596) tapi gagal kerena Sultan tewas. Bangsa Belanda tiba di Indonesia untuk pertama kalinya dengan 4 kapal Kongsi Compagnie Van Verre yang dipimpin Pieter de Keyzer (Kapten Kapal) dan Cornelis de Houtman (Pemimpin dagang) di Pelabuhan Banten.

 

1599               Pertentangan pertama antara bangsa Belanda dengan Bumiputra yakni di Aceh, dimana Cornelis de Houtman tewas, sedangkan armada Belanda lari ke Ceylon.

 

1602               a. Terbentuk kongsi dagang VOC di Amsterdam yang memiliki beberapa hak  istimewa dengan Wilayah operasi antara Tanjung Harapan hingga Selat Magelhaens. Kekuasaan pertama: Ambon (1605).

            b. Kesultanan Aceh mengakui berdirinya Negeri Belanda yang Merdeka dari Portugis.

 

1603               Kerajaan Goa-Tallo menjadi Kerajaan Islam.

 

1607               Perkasa Alam naik tahta Kesultanan Aceh dengan gelar Sultan Iskandar Muda (1607-1636), dimana dibawah kekuasaannya Aceh menjadi pusatnya dan menjadi pusat peradaban Islam di Nusantara. Berkuasanya Patih Ranamanggala (1608-1629) di Banten yang berpolitik keras pada Penjajah.

 

1611               Islam masuk ke Bone melalui penaklukan Kerajaan Goa-Tallo. Dipimpin Sultan Alauddin (1593-1639).

 

1612               Ibukota Banjarmasin dibumihanguskan kapal-kapal VOC, akibatnya Ibukota dipindahkan ke Martapura.

 

1613               Kekuasaan Mataram jatuh ke Mas Ransang  yang bergelar Sultan Agung (1613-1645) mewujudkan puncak Mataram dengan perpaduan kebudayaan Islam dengan kebudayaan Hindu-Jawa.

 

1615               Kerajaan Islam Jambi menjadi Kesultanan dengan bergantinya gelar Raja menjadi Sultan.

 

1619               VOC dipimpin JP Coen merebut Jayakarta dari tangan Banten. Dijadikan kedudukan baru VOC dengan nama Batavia (1621)

 

1628               Serangan pertama Mataram dipimpin Bupati Kendal Baurekso terhadap VOC di Batavia gagal.

 

1629               Serangan Mataram kedua terhadap Batavia dipimpin Bupati Sunda Dipati Ukur. Meski gagal tetapi Gubernur Jenderal JP Coen (1618-1623:1627-1629) tewas.

 

1630               Wafatnya Mufti Sasterawan dan Shufi Aceh, yaitu Syamsuddin Asy-Sumatrany.

 

1637               Syekh Nurrudin Ar Raniry diangkat sebagai Mufti besar Aceh. Memulihkan paham Ahlussunnah Wal Jama’ah dan memberantas ajaran Wihdatul Wujud.

 

1638               Kitab Bustanussalatin ditulis Nuruddin Ar Raniry.

 

1639               Kerajaan Hindu Blambangan diruntuhkan Mataram.

 

1640               Raja Bima Sumbawa masuk Islam.

           

1641               Untuk pertama kalinya dalam Sejarah Islam Nusantara Wanita menjadi Sultan, yaitu Sri Tajul Alam Safiatuddiansyah (1641-1675) untuk Kesultanan Aceh.

 

1650               Raja Mas Cinni mendirikan Kesultanan Sumbawa.

 

1662               Kesultanan/Cirebon terpecah 2 karena Pangeran Giri laya (1650-1662) membagi 2 Kerajaannya yaitu untuk Raja Sepuh (Raja Tua) dan Raja Anom (Raja Muda).

 

1663               Kerajaan Pagarruyung melepaskan diri dari Aceh dengan bantuan VOC.

 

1667               Kerajaan Goa-Tallo menyerah terhadap VOC dan Aru Palakka dan menandatangani perjanjian Bongaya.

 

1669               Sultan Hasanuddin (1653-1669) yang kalah perang dipaksa turun tahta Kerajaan Goa-Tallo oleh VOC.

 

1674               Meletusnya pemberontakan terhadap Mataram yang bersekutu dengan VOC, yang dipimpin oleh Trunajaya ditumpas habis tahun 1680.

 

1680               Akibat penentangan para ulama Giri terhadap Mataram yang takluk pada VOC, panembahan Giri beserta segenap ulama disana mati syahid. Berakhirlah pemerintahan Ulama Giri.

 

1683               Menyerahnya Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682) terhadap Putranya Abdul Kahar/Sultan Haji yang bersekutu dengan VOC dalam Perang Saudara Banten (1681-1683). Banten tunduk pada VOC.

 

1692               Kerajaan Hindu Bali menaklukan rakyat Lombok.

 

 

1699               Banten menaklukan rakyat Lombok.

Berakhirnya masa pemerintahan Ratu-ratu Aceh digantikan oleh Sultan-sultan keturunan Sayid Arab.

 

1706               Untung Surapati gugur dalam Pertempuran melawan VOC di Bangil Jawa Timur.

 

1735               Sayid Abdurrahman berdakwah di Pulau Bangka dan Belitung.

 

1740               Kerajaan Mataram di Pulau Lombok kalah perang atas Kerajaan Hindu Karangasem dari Bali.

 

1749               Kerajaan Mataram Jawa diserahkan Sultan Paku Buwana II (727-1749) pada VOC.

 

1750               Pemberontakan rakyat Maulana Banten terhadap Raja-raja Banten Boneka Belanda. Dipimpin oleh Kyai Tapadan Ratu Bagus. Sesudah 1753 menjadi Gerilya.

 

1755               Ditandatangani Perjanjian Gianti antara Mangkubumi VOC dan Sultan Mataram dimana dinyatakan berdirinya Kerajaan Yogyakarta pecahan dari Mataram yang di Rajai Mangkubumi dengan gelar Hamengkubuwono I.

           

1757               Ditanda tangani perjanjian Sala Tiga yang menyatakan Mas Said sebagai Raja Mangkunegara dengan Mangkunegara I.

           

1779               Syarif Abdurrahman mendirikan Kesultanan Pontianak

           

1787               VOC memperoleh kekuasaan atas Kesultanan Banjarmasin.

           

1788               Meletus pemberontakan rakyat dan Ulama Cirebon terhadap Belanda yang mengawali serangkaian pemberontakan berikutnya.

           

1799               VOC dihapuskan seluruhnya karena bangkrut total, kekuasaan di Indonesia langsung ditangani dari Negeri Belanda yang diwakili oleh Pemerintah Hindia Belanda

 

1801               Kesultanan Tidore dipimpin oleh S.Nuku (1797-1805) mengusir Belanda dari Tidore.

           

1803               Pulangnya ke Minangkabau 3 Haji yang membawa masuk Paham Wahabi dari Tanah Suci. Bibitnya timbul Gerakkan Paderi.

           

1808               Belanda menyerahkan kekuasaan di Indonesia pada Perancis yang diwakili Gubernur Jendral Daendels (1808-1811) yang kejam.

           

1811               Kesultanan-kesultanan di Cirebon dihapuskan oleh Daendels Perancis menyerahkan kekuasaan di Indonesia pada Inggris yang diwakili Gubernur Jendral R. Raffles (1811-1816 )yang licik.

 

1813               Raffles menurunkan S.Muh.Aliuddin Kesultanan Banten dihapuskan.

 

1821               Meletuslah Perang Paderi antara Kaum Paderi dengan Kaum Adat yang dibantu Belanda. Perlawanan S.Mahmud Badaruddin II dari Pelembang dipatahkan oleh Tentara Belanda dpp Letjen de Kock.

          

1824                              Belanda memajukan Perjanjian Ujung Pandang pada Kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan yang menyatakan kedaulatan penuh Belanda. Sebagian kerajaan dpp Bone menolaknya.

 

1825               Pecah Perang Diponegoro yang menggabungkan unsur bangsawan yang dpp, P.Diponegoro, unsur Ulama dpp Kyai Maja dan unsur rakyat jelata dpp Sentot Ali Basyah.

           

1830               Dengan licik De Kock menangkap P.Diponegoro di Magelang. Berakhirnya perang Diponegoro.

           

1833               Kesultanan Jambi dpp S.Fakhruddin (1833-1841) menyerah pada Belanda.

           

1837               Pertahanan kaum Paderi di Bonjol jatuh pada Belanda.

           

1847               Rakyat Sintang di Kalimantan Barat dipimpin Ade Idris Pangeran Ratu memberontak pada kekuasaan Belanda

 

1859                Pecah Perang Banjar dpp Pangeran Antasari dan P.Hidayat. Belanda   menghapuskan Kesultanan Banjar.

           

1873               Belanda Menyerbu Aceh, dimulailah Perang Aceh

           

1874               Tentara Belanda dpp Van Swieten merebut Ibukota Aceh.

           

1878               Tentara Belanda menduduki Istana Jambi, Sultan Thaha Safiuddin (1851-1878) menyingkir dan bergerilya terhadap Belanda.

           

1882               Dibentuknya Pengadilan Agama (Priestaraad) di Jawa dan Madura.

           

1888               Pecah Perang/Pemberontakan Ulama di Cilegon.

           

1894               Suku Sasak Lombok dibantu Belanda mengusir Kekuasaan Hindu Bali, lalu Belanda mengambil alih kekuasaan Lombok.

                        Pemimpin Aceh Teungku Chi’di Tiro wafat.

           

1899               Pemimpin gerilya Teuku Umar gugur di Aceh Haji Abdullah Ahmad mendirikan Sekolah Modern pertama di Minang yaitu Sekolah Adabiyah.

                        KH. Hasyim Asy’ari mendirikan Pesantren Tebu Ireng di Jombang.

 

17 Juli 1905                           Pembentukan Organisasi dakwah dan pendidikan Jamiyatul Khairiyah di Jakarta.

           

16 Oktober 1905                   Berdirinya organisasi serikat dagang Islam (SDI) dipimpin H.Samanhudi di Solo

           

30 Juli 1905                           Perlawanan Rakyat Bone dipimpin raja terakhir: Karaeng Sigeri (1895-1905)  ditumpas.

           

10 September 1912             SDI menjelma menjadi Serikat Islam (SI)

           

18 November 1912               KH.Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah di Yogyakarta.

           

18 Maret 1915                       Dibentuknya Central Serikat Islam (CSI) sebagai badan pemersatu    SI-SI lokal.

           

24 Juni 1916                          Dibukanya Kongres Nasional CSI di Bandung ayang merupakan Kongres terbesar di masa pergerakan Nasional.

           

18 Mei 1918                          Pembukaan Volksraad yang menimbulkan perpecahan strategi pergerakan   nasional yaitu Koperasi dan Non-ko.

           

15 Februari 1920                  Kaum Muda mendirikan Thawalib Sumatera di Padang panjang.

           

10 Oktober 1921                   Golongan komunis dikeluarkan dari Serikat Islam

           

25 Oktober 1922                   PKI menggerakkan SI Merah untuk menandingi SI asli.

           

31 Oktober 1922                   Diadakan Kongres Al Islam oleh SI dan Muhammadiyah dalam rangka mempersatukan umat Islam.

           

1 Januari 1925                      Pembentukan Jong Islamieten Bond oleh anggota-anggota Jong Java yang berhaluan Islam.

           

31 Januari 1926                    Pembentukan Nahdatul Ulama (NU) di Surabaya oleh KH.Hasyim Asy’ari

           

20 Mei 1930                          Berdirinya Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) di bukit tinggi.

           

04 Oktober 1934                   Berdirinya Partai Arab Indonesia (PAI) di Solo oleh golongan peranakan Arab dipimpin Ar Barswe.

           

28 November 1936               Golongan Komperator PSII dipimpin HA.Salaim mendirikan barisan.

           

18 Oktober 1937                   Akibat Tindakan keras pemerintah kolonial maka PERMI dibubarkan.

           

01 Maret 1838                      Terbentuknya Federasi organisasi-organisasi Islam yaitu   Majelis A’la Islam Indonesia (MIAI)

           

06 Desember 1938              Terbentuknya Partai Islam Indonesia (PII) di Yogyakarta.

           

05 Mei 1938                          Ulama-ulama Aceh Mendirikan Persatuan Ulama seluruh Aceh (PUSA).

           

4 September 1942               Dalam rapat yang diselenggarakan Pemerintah Jepang tokoh-tokoh Islam menolak Federasi baru dan mempertahankan MIAI

           

Mei 1943                                Jepang mengorganisir Guru-guru Islam dalam “Penggabungan Guru Islam Indonesia“ yang dpp Haji Abdulkarim Amrullah.

           

24 Oktober 1943                   Dibentuknya Majelis Syuro Muslimin Indonesia(Masyumi) sebagai pengganti MIAI.

           

25 Februari 1944                  Meletus pemberontakan Singaparna dipimpin KH. Zainal Mustafa yang ditumpas secara kejam oleh Jepang.

           

           

8 Desember 1944                Berdirinya Lasykar Pemuda Hizbullah oleh Pemerintah Jepang yang dipimpin KH. Ainul Arifin

           

01 Mei 1945                          Jepang mengumumkan bahwa hari Jumat adalah setengah libur bagi instansi pemerintah.

           

22 Juni 1945 Ditanda tanganinya Piagam Jakarta oleh 9 anggota panitia perumus yaitu, rumusan Pancasila ditambah 7 kata: “Dengan menjalankan Syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluk pada H. sila pertama”.

           

17 Agustus 1945                   Proklamasi Kemerdekaan RI Indonesia

           

2 Oktober 1945                     Dibentuknya Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dipimpin Harsosno Cokroaminoto.

           

November 1945                    Dibentuknya Laskar Perjuangan Sabilillah dipimpin KH.Masykur

           

7 November 1945                 Terbentuknya wadah tunggal parpol Islam Indonesia yaitu Masyumi.

           

3 Januari 1946                      Diadakannya Departemen Agama

           

5 Februari 1947                    Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di yogya diketuai HMS.Mintareja

           

25 Maret 1947                       Perjanjian Linggarjati, yang ditentang Masyumi dan PNI serta dibela Presiden dan Wapres

           

22 April 1947                         PSII keluar dari Masyumi

           

17 Januari 1948                    Persetujuan Renville, yang didukung semua pihak kecuali kaum Komunis dan golongan Islam extrim yang membentuk Darul Islam.

           

27 November 1948               Berdirinya Serikat Guru Islam Indonesia (SBII), Ormas Masyumi dipimpin Moh. Alyono

           

7 Agustus 1948                     SM. Kartosuwiryo Memproklamasikan Negara Islam Indonesia (NII)

           

Desember 1949                    Dibentuknya Panitia Haji Indonesia (PHI) sebagai Organisasi pengatur Ibadah Haji yang resmi.

           

17 Agustus 1950                   Negara kesatuan RI terbentuk dilandasi  UUDS 1950 yang mempraktekan Demokrasi Liberal.              

           

1 Mei 1952                            NU keluar dari Masyumi

           

30 Agustus 1952                   NU, PSII dan Perti bergabung dalam Liga Muslimin Indonesia (LMII)

 

21 Desember 1953              Meletus pemberontakan Daud Beureuh yang didukung PUSA di Aceh.

 

24 Maret 1956                       Dilantik Kabinet Pemilu 1955 yang hanya bertahan 1 tahun.

 

21 Februari 1957                  Presiden Soekarno mengemukakan gagasan Demokrasi terpimpin

 

5 Juli 1959                             Dekrit Presiden kembali ke UUD ‘45        

 

8 Februari 1960                    Pemberontakan PRRI memproklamasikan Republik Persatuan Indonesia (RPI) di Padang dengan Syaffrudin Prawira Negara sebaga Presiden

 

17 Agustus 1960                   Presiden Soekarno membubarkan Masyumi dan PSI

 

3 Februari 1965                    Berakhirnya pemberontakan DI/TII di Indonesia dengan tertembak matinya Gembong terakhir yaitu Kahar Muzakar di Makasar.

 

30 September 1965             Pengkhianatan G-30 S/PKI

 

20 November 1968               Pemerintah membentuk Partai Muslimin Indonesia (Parmusi)

 

5 Januari 1973                      Terbentuklah Fusi Parpol Islam yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

 

26 Juli 1975                           Pemerintah mendirikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dipimpin Prof.Dr.Hamka.

 

Last Updated on Thursday, 12 August 2010 14:36
 

Who's Online

We have 9 guests online

Hijri Date

Sunday, 23 November 2014  
30. Muharram ul Haram 1436

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday228
mod_vvisit_counterYesterday372
mod_vvisit_counterThis week228
mod_vvisit_counterLast week2426
mod_vvisit_counterThis month6811
mod_vvisit_counterLast month8499
mod_vvisit_counterAll days273724

Online (20 minutes ago): 4
Your IP: 54.163.168.15
,
Today: Nov 23, 2014
Visitors Counter

SERUAN ISLAMI

TSJS
Salam Online
Alif
SO

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

 




Powered by Pandji Kiansantang.