Sejarah Islam di Indonesia : BAB 1 : ISLAM

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


Sejarah Islam di Indonesia : BAB 1 : ISLAM PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Sejarah Islam di Indonesia - Sejarah Islam di Indonesia
Written by Administrator   
Tuesday, 06 October 2009 11:47

 Oleh : Pandji Kiansantang

 

A. AGAMA ISLAM

 

Islam adalah Agama (Din) yang diturunkan Allah pada semua Rasul-rasul-nya bagi umat manusia dimuka bumi ini.

Firman Allah yang artinya : “Sesungguhnya Agama yang diakui Allah hanyalah Islam” (QS. Ali Imran-19)

 

Jadi berarti bahwa semua Agama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW pada umat manusia adalah sama. Perbedaannya adalah syariat (Jalan hidup yang ditentukan oleh Allah) setiap Rasul itu berbeda.

 

Dalam hal ini syariat itu adalah norma-norma hukum yang harus dipatuhi oleh kaum rasul tersebut. Sedang aspek lainnya yaitu Aqidah dan Akhlak dari setiap syariat adalah sama yakni Aqidah Tauhid (Monotheisme) dan Akhlaqul Karimah (Akhlak Mulia).

Tiap syariat itu otomatis tak berlaku lagi apabila turun syariat baru dari Allah, tapi aturan ini tak diindahkan oleh para penghasut yang menjadikan syariat itu sebagai Agama tersendiri.

 

Ini terjadi pada syariat Nabi Musa As yang dijadikan Agama Yahudi, syariat Nabi Isa yang dijadikan Agama Kristen dan syariat Nabi Ibrahim yang dijadikan Agama Bangsa Arab Pra-Islam.

Firman Allah yang artinya : “Adalah dizaman dahulu manusia itu semuanya bersatu, lalu Allah mengutus Rasul-Rasul yang menggembirakan dan menyampaikan peringatan dan menurunkan pula kitab-kitab yang mengandung kebenaran agar ia dapat memberi keputusan bagi manusia dalam perkara yang mereka perselisihkan, dan tak ada yang diperselisihkan itu melainkan sesudah datang pada mereka keterangan-keterangan dari penghasut “ (Qs. Al-Baqarah ayat 213)

 

Syariat Islam yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW adalah syariat yang terakhir dan untuk seluruh dunia (Universal), maka Nabi Muhammad SAW disebut “Khatammun Nabiyyin” (Nabi Penutup).

Selain untuk menyempurnakan Agama Allah maka syariat Islam juga berfungsi sebagai pengoreksi penyelewengan yang dilakukan oleh umat Nabi-nabi terdahulu.

Syariat Islam diturunkan pertama kali di Goa Hiro Gunung Zabal Nur pada 17 Ramadhan 611 M, berupa surat Al-Alaq ayat 1-5, dan ditutup dengan Surat Al-Maidah ayat 3 :"Pada hari ini ku sempurnakan bagimu Agamamu serta telah aku lengkapkan nikmatku kepada mu dan aku ridhoi Islam menjadi Agamamu“.

Wahyu terakhir ini turun pada tahun 10 Hijriah (623 M) di Padang Arafah. Dengan demikian lengkaplah Syariat Islam itu dalam 22 tahun  2 bulan dan 22 hari.

 

B. ASPEK AJARAN ISLAM

 

Sebagaimana dalam syariat lainnya maka ajaran Islam memiliki 3 aspek, yaitu :

1.      Aqidah

Yaitu hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan dan keimanan (Itikad) kepada Allah.

2.      Ibadah

Yaitu hal-hal yang berhubungan dengan penghambaan diri kepada Allah, berupa pelaksanaan ritual. Sendinya adalah Rukun Islam yang lima perkara.

3.      Akhlaq

Yaitu hal-hal yang berhubungan dengan moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari Akhlaqul Karimah disebut juga “Ihsan”.

 

 

 

C. SUMBER HUKUM ISLAM.

 

Sumber dari segala aspek kehidupan manusia yang dikenal 5 derajat hukum, yaitu : (Fardhu, Sunnah, Mubah, Makruh, dan Haram) berasal dari dua macam yaitu :

1.      Sumber Pokok : Wahyu merupakan Dalil Naqli

a.      Al-Qura’an

b.      Sunnah Rasul / Hadits Nabi

2.      Sumber tambahan : Akal dengan Ijtihad (Menggali Hukum) merupakan Dalil Aqli. Adapun jenisnya adalah :

a. Ijma, yaitu Kesepakatan para ulama

b. Qiyas, yaitu berdasarkan perbandingan

 

D. SEJARAH ISLAM

 

a.      Masa Rasulullah SAW (571-632)

1.      Masa Muhammad bin Abdullah (571-611)

Anak yatim piatu, menjadi Saudagar, menikah dengan Khadijah, bertafakur di Goa Hiro.

2.      Masa Muhammad Rasulullah (611-632)

Dakwah secara sembunyi-sembunyi, tekanan suku Quraisy, hijrah ke Madinah, perang dengan Kafir Quraisy, meluaskan wilayah, wafat.

 

b.     Masa Khulafaur Rasiyidin  (632-661)

1.      Masa Abu Bakar As Siddiq (632-654)

Perang Ridho dan Penaklukan Orang Murtad.

2.      Masa Ummar Bin Khattab (654-644)

Menyusun Peraturan Tatanegara, Menaklukan Syiria, Mesir dan Persia.

3.      Masa Utsman Bin Affan (644-656)

Pembukuan Al-Qura’an, Huru-hara.

4.      Masa Ali bin Abi Thalib (656-661)

Pecah perang saudara dan timbulnya golongan-golongan dalam umat Islam.

 

c.      Masa Bani Umayyah (660-750)

Memakai sistem Dinasti: Khalifah-khalifah yang kejam dan bermewah-mewah, penaklukan Afrika Utara, Spanyol dan Asia Tengah.

 

d.     Masa Bani Abbas (749-1258)

Pembelaan diri di daerah taklukan Puncak Ilmu Pengetahuan, Filsafah dan Kesenian. Berkuasanya Wazir-wazir (PM) Bangsa Persia dan Turki, penyerbuan tentara Mongol.

 

e.      Kerajaan- kerajaan lainnya.

1.      India

Serangan besar-besaran oleh Mahmud Al Ghaza (997-1030)

Kesultanan Delhi berdiri tahun 1206 yang menaklukan Gujarat (1290).

2.      Mesir

Berkuasanya kaum Syi’ah yang mendirikan Kerajaan Fathimiyah (969-1171)

Turut dalam Perang Salib (1096-1291)

3.      Turki

Dikuasai Dinasti Utsmani (1292-1922)

Menaklukan Konstantinopel (1453)

4.      Spanyol

Melepaskan diri dari Abbasiyah (757)

Pusat Ilmu Pengetahuan dan Filsafat.

Kaum muslimin terusir (1492)

 

 

 

 

 

 

 

E. GOLONGAN–GOLONGAN DALAM UMAT ISLAM

 

Semua ini timbul sesudah wafatnya Nabi. Bermula di masa Khulafaur Rasiyidin yakni di masa Khalifah ke 3 dan ke 4 dan berpuncak di masa Bani Umayyah dan Bani Abbas. Penyebabnya adalah Khilafiyah (Perbedaan pendapat yang tak mendapat kesempatan). Dalam hal ini telah dilupakan peringatan dan ancaman dalam Al-Qur’an dan Hadits.

 

1.      BIDANG AQIDAH

 

a.      Ahlussunnah Wal Jama’ah

Pengikut dari Sunnah Nabi, pengikutnya disebut Kaum Sunnah/Sunni.

Golongan terbesar di dunia Islam. Dibangkitkan oleh Abul Hasan Asy’ari (873-935), dan Al-Maturidi (wafat 944), juga meliputi Mazhab Fiqh dan Thariqat Tashawwuf mengambil jalan tengah antara Dalil Naqly dan Dalil Aqly.

 

b.     Syi’ah

Pengikut Ali Bin Abi Thalib yang menginginkan hanya keturunan Nabi sebagai Khalifah.

Syi’ah tak mengakui Ijtihad (Dalil Aqly), yang terdiri dari 3 golongan :

1.      Itsna’Asyar yang mengakui 12 Imam yang turun temurun di mulai dari Ali Bin Abi Thalib (599-661) hingga Abu Qasyim Muhammad (Lahir 870) menghilang tahun 874, terdapat di Iran, Irak dan India.

2.      Zaidiyah, Pengikut dari putra Imam ke 4 yaitu Zaid Bin Zainal Abidin (wafat 740), terdapat di Arab Selatan.

3.      Islamiyah, Pengikut dari putra Imam ke 7 yaitu Ismail Bin Jafar As Shiddiq (abad ke 8, mendirikan Kerajaan Fathimiyah di Mesir).

 

c.      Mu’tazilah

Golongan dipimpin Washil Bin Atha yang keluar dari Ahlussunnah di abad 8 di Bashrah. Dikembangkan oleh Abu Huzail Al Allaf (753-850), menjadi Itikad

Kerajaan Abbasiyah dari Al Mansyur (754-775) hingga Al Watsiq (842-847). Mengutamakan Dalil Aqly sehingga disebut “Golongan Rasional“. Musnah sejak penyerbuan Bangsa Mongol di abad  ke-13 M.

 

2.      BIDANG IBADAH

 

a.      Mazhab Hanafi, mengikuti Fatwa Nu’maz Bin Tsabit yang bergelar Abu Hanifah              (699-766).

Sumber Fatwanya yaitu:

1. Al Qur’an

2. Qiyas

3. Ijma para sahabat

4. Hadits Nabi.

Mayoritas di Balkan, Turki, Asia Tengah dan China, mengutamakan sumber Dalil Naqly.

 

  1. Mazhab Maliki, didirikan oleh Malik Bin Anas (713-798) di Madinah.

Sumber fatwanya :

1. Al Quran

           2. Hadits Nabi selama periode Madinah

           3. Ijma pendidikan Madinah

           4. Qiyas

Menitikberatkan pada Tradisi Madinah terdapat di Mesir Utara, Afrika Utara, Spanyol dan Negeri-negeri Afrika.

 

 

 

 

 

 

  1. Mazhab Syafi’i, didirikan Muhammad Bin Idris As Syafi’i (767-819), selama di Baghdad (800-813) dan di Mesir (813-819). Kitabnya yang terkenal adalah Ar Risalah dan al Umm. Sumber Fatwa :

1.      Al Qur’an

2.      Hadits Nabi

3.      Ijma para Mujtahid (Pelaksanaan Ijtihad)

4.      Qiyas

Terdapat di Mesir Selatan, Arab Selatan, India Selatan dan Asia Tenggara.

 

  1. Mazhab Hambali :

1.      Al Qur’an

2.      Hadits Nabi

3.      Ijma para sahabat Nabi,

4.      Qiyas

Mayoritas di Arab Saudi, Syiria.

 

3.      BIDANG AKHLAQ

 

Mengutamakan keakhiratan, maka disamping mengutamakan akhlak mulia juga menyelami mistik. Berwujud sebagai ilmu Tashawwauf pada abad ke-8 Mesehi dan Thariqat-thariqat dari padanya yang timbul sejak abad ke-12 M dan jumlahnya ribuan.

Last Updated on Thursday, 12 August 2010 14:38
 

Who's Online

We have 14 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday151
mod_vvisit_counterYesterday211
mod_vvisit_counterThis week362
mod_vvisit_counterLast week1497
mod_vvisit_counterThis month5229
mod_vvisit_counterLast month19978
mod_vvisit_counterAll days706774

Online (20 minutes ago): 3
Your IP: 54.80.140.29
,
Today: Aug 20, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.