“BERBURU” LAILATUL QADAR

Search

Created by :

Pandji Kiansantang
Since 5 August 2010

Website :
PandjiKiansantang.Com

Email :
PandjiKiansantang@gmail.com

Twitter :
@inspirasipanji


Other Websites

 

>> PandjiKiansantang.com <<
WebsiteTulisan Inspirasi
Pandji Kiansantang

 

>> Proklamasi1945.com <<
Segala hal tentang Proklamasi
Kemerdekaan dan Revolusi
Indonesia 1945-1950


“BERBURU” LAILATUL QADAR PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Tips Ramadhan - Tips Ramadhan
Written by Administrator   
Thursday, 07 August 2014 18:26

Oleh Pandji Kiansantang
* Kultum Ramadhan QIRSA. 27 Ramadhan 1428 H


LAILATUL QADAR
Lailatul (= Malam) Qadar (=Ketetapan / Taqdir / Qadar)
Disebut juga  :
- “Lalilatul Barakah” (Malam Keberkahan) &
- “Lailatus Salam” (Malam Kesejahteraan)

Tafsir Ibnu Katsir : Lailatul Qadar adalah Malam diturunkannya Al Qur’an
dari Lauhil Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit yang paling dekat dengan
bumi. Dari tempat tsb Al Qur;an diturunkan pada Rasulullah secara
bertahap selama 23 tahun. Wahyu pertama diterima pada bulan
Ramadhan. Oleh karenanya, Ramadhan disebut juga : Syahrul Qur’an
(bulan Al Qur’an)

Keutamaan LAILATUL QADAR menurut Al Qur’an Surat Al Qadar
· Malam diturunkannya Al Qur’an
· Lalilatul Qadar lebih baik dari seribu Bulan à 83 Tahun
· Pada malam itu malaikat turun ke dunia
· Merupakan “Malam kesejahteraan”
· Berlangsung sampai terbit fajar

Keutamaan lain Lailatul Qadar
-    Pada malam itu Allah menetapkan rincian semua hal yang akan diterima manusuia setahun berikutnya,
mencakup ajalnya, rezeki dan kejadian yang akan dialaminya, dll (QS Ad Dukhan ayat 4)
-    Waktu diampunkannya dosa-dosa di masa lalu bagi orangf yang “menghidupkan” malam dan berjaga
di malam itu semata=-mata karena Iman dan mengharapkan keridhaan Allah SWT (HR Bukhari & Muslim)
-    Waktu Doa diijabah (Dikabulkan) oleh Allah SWT Lailatul Qadar & Ramadhan
-    Bulan Ramadhan adalah Bulan penuh Pahala yang berlipat-lipat
Ibarat : Jika pahala Bulan Ramadhan adalah Doorprize, maka Lailatul Qadar adalah GRANDPRIZE
(Hadiah utamanya).
-    Kejarlah MEGA-BONUS di akhir Ramadhan

Lalilatul Qadar sebagai Hasil Puncak Ibadah Ramadhan
Setiap Ibadah pasti ada Hasil Puncaknya (Ultimate Result)
-    Shalat à Khusyu
-    Naik Haji à Haji Mabrur
-    Doa à Makbul
-    Ibadah Bulan Ramadhan à mendapat Lailatul Qadar

Doa Lailatul Qadar
“Allahumma Innaka ‘Afuwwun Tuhibbul Afwa Fa’fuanni”
(Ya Allah, Engkau sungguh Pengampun, maka ampunilah Aku)
[HR Tirmidzi]
-   Perbanyak doa ini khususnya di 10 malam terakhir
-   Inti doa ini adalah mohon ampun (minta maaf). Oleh karenanya jika ingin Diampunkan Allah,
maka kita juga harus :
-   Minta maaf pada orang lain atas kesalahan kita : bersikap ksatria /
berjiwa besar untuk berinisiatif minta maaf. Termasuk : Atasan pada
Bawahan & Orangtua pada Anak
-   Memberi maaf orang lain : tidak mendendam   (to forgive and to forget)

 


UNTUK DIMAAFKAN ALLAH, MAAFKANLAH LEBIH DULU ORANG LAIN

MENCARI WAKTU  LAILATUL QADAR
“Misteri Illahi” : sengaja dirahasiakan agar manusia mau mencarinya secara sungguh (berijtihad)
- “Pencari Lailatul Qadar” bagai “Treasure Hunter”

Sabda Nabi : “Carilah Lalilatul Qadar pada tanggal ganjil dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan”
(HR Bukhari)

Saran : memaksimalkan ibadah pada 10 hari terakhir Ramadhan, baik tanggal ganjil maupun genap


“Berburu” Lailatul Qadar sebagai Sunnah Nabi
-   “Ketika memasuki 10 hari terakhir, Rasulullah SAW menghidupkan
malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikatan
sarungnya (=memperbanyak shalat)”  (HR Bukhari dan Muslim)
-   “Rasulullah SAW bersungguh-sungguh di sepuluh hari terakhir  Ramadhan.
Sesuatu yang tidak beliau lakukan di luar Ramadhan”
(HR. Muslim)
-    Mencari lailatul Qadar sebagai “Ibadah keluarga”


CARA EFEKTIF MENDAPATKAN LAILATUL QADAR :


ITIKAF RAMADHAN
Itikaf : Berdiam diri di mesjid dengan niat beribadah.
Pelakunya disebut : Mutakif


ITIKAF RAMADHAN
-  Waktu mulai I’tikaf Ramadhan
I’tikaf dapat dimulai pada malam ke 21 bulan Ramadhan sebelum tenggelam matahari.
Sedangkan berakhirnya ketika matahari tenggelam pada hari terakhir Ramadhan.

HIKMAH ITIKAF
-   Mengejar ketertinggalan dalam beribadah / Pelengkap Ibadah
Ramadhan à Lebih afdhal
-   Sebagai tolok ukur keberhasilan Ibadah Ramadhan
“al Ibrah fin nihayah” (Yang menjadi tolok ukur adalah akhirnya)
Ibnul Qayim : Seorang pekerja yang cerdik akan mengakhiri pekerjaannya dengan yang terbaik”
dan Itiklaf memberi kita peluang yang besar untuk mewujudkannya è Final-Touch (Sentuhan akhir)
-   Melakukan refleksi & evaluasi diri (muhasabah)
Umar ibn Khattab : “Hisablah dirimu (di dunia) sebelum kamu dihisab (di akhirat)”
-   Menautkan Hati kita dengan Mesjid
Orang yang hatinya terpaut dengan mesjid
(“memakmurkan Mesjid’) dijamin Surga  (HR Bukhari)
-   Mendapatkan peluang yang lebih besar untuk meraih Lailatul Qadar

ESENSI ITIKAF

-    Memfokuskan diri 100% pada Allah
Perwujudan pernyataan “Sesungguhnya Shalatku, Ibadahku, Hidupku dan Matiku untuk Allah”
à Perhatian, waktu & tenaga 100% untuk Ibadah
-    Mengisolir diiri (memutuskan hubungan) dengan kesibukan duniawi
à Retreat ke “dunia lain” (di mesjid)

WANITA & ITIKAF
-    Sunnah bagi wanita sebagaimana istri-istri Nabi, dengan syarat :
-   Mendapat Izin dari Suami / Orangtua / Wali è Dianjurkan Itikaf dengan Suami / Keluarga
-   Tidak menimbulkan fitnah
-    Pembatal itikaf bagi wanita : mendapat haidh
-    Wanita boleh menjenguk suaminya yang itikaf


Amalan-amalan yang disunnahkan ketika Itikaf :
Itikaf : Ibadah yang terkumpul di dalamnya berbagai jenis Ibadah
-   Memperbanyak shalat sunnat (setelah Shalat Tarawih berjamaah) :
-   Shalat Tahiyatul Mesjid,
-   Shalat Hajat
-   Shalat Istikharah,
-   Shalat Taubah,
-   Shalat Tasbih 
-   Shalat Tahajud,
-   Qiyamul Lail (Shalat Malam) è Amalan Utama untuk Itikaf di malam hari (dapat dilakukan berjamaah)
-   Shalat Witir (sebagai sebagai penutup shalat malam)
-   Membaca Al Qur;an & Terjemahannya
-   Zikir
-   Istighfar
-  … Berdoa
-   Membaca buku-buku agama
-   Mendengarkan ceramah agama, dll

Yang perlu dihindari ketika Itikaf
-   Matikan HP
-   Jangan banyak ngobrol (“kongkow kongkow’, ngobrol ngalor ngidul)
-   Banyak tidur : Harus “hidupkan malam”
-   Bengong & melamun (Doing nothing)
-   Keluar dar Mesjid tanpa keperluan urgen

Itikaf makruh : Dahulukan kewajiban
-   Jika yang beritikaf meninggalkan kewajiban danntugas yang seharusnya dia lakukan,
maka wajib menghentikan itikaf & kembali menjalankan tugasnya


TIPS ITIKAF
(Sumber : Tarhib & Amalaih Ramadhan, M. Ridwan Yahya, 2005)
-    Jika ingin menggapai I’tikaf yang sempurna,  harus dipersiapkan segalanya,
tidak terkecuali masalah pengaturan waktu I’tikaf; dari sejak mulai hingga terakhir.
-    Sebagai tempat i’tikaf, sebaiknya pilih masjid yang sudah biasa mengadakan acara i’tikaf,
karena pengalamannya lebih banyak. Jangan lihat hanya kepada bentuk fisik luar masjid semata.
-    Sebaiknya hindari  masjid yang terlalu banyak peserta i’tikafnya, oleh karena bisa-bisa kurang khusyu’  
dalam melakukan ibadah disebabkan oleh keramaian dan kebisingan. Bukankah salah satu tujuan i’tikaf
adalah mencari ketenangan dan kekhusyu’an itu?
-    Kalau seandainya mau lebih konsentrasi dan tidak mikirin apa-apa lagi, pilih masjid yang mengkoordinir
misalnya konsumsi (katering) peserta i’tikaf, bahkan ada yang memberikan layanan cuci pakaian segala.
Tapi terserah sih kepada masing-masing, dan juga ada uang tidak?
-    Selama mengikuti i’tikaf, sebaiknya ikuti acara-acara yang bersifat Jama’ian (kolektif) yang dikoordinir
panitia, selain tentunya acara-acara telah dipersiapkan secara fardiyan (pribadi) masing-masing.
-    Hindari “ngobrol” apalagi “ngerumpi” dengan teman i’tikaf. Ingat selalu, Anda sedang melakukan i’tikaf
dan bukan dalam suatu acara kemping, mukhayyam (perkemahan) atau mabit biasa.


PENUTUP
Itikaf : Pusaka yang terlalaikan
“Sungguh mengherankan kenapa kaum muslimin meninggalkan Itikaf padahal Rasulullah selalu melakukannya sejak beliau hijrah ke Madinah sampai dengan wafatnya” (Imam Az Zuhri)

 

RAMADHAN NITES PHOTOGRAPHY : CAPTURE LAILATUL QADR MOMENT...

 

Kehidupan Malam pada bulan Ramadhan di masjid terbesar di Indonesi

Jangan salah kira, ini bukan Shalat Jum’at  ! Penuh sesaknya peserta Itikaf
pada malam 10 hari terakhir Ramadhan di Masjid Istiqlal.

“Gema Itikaf” di Masjid Agung At-Tin di Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Ketika Itikaf bagaikan Piknik keluarga : makan sahur di selasar Masjid At-Tin,
yang  ideal sebagai tempat “Itikaf Sekeluarga” dan nyaman bagi jemaah wanita
(sebagaimana nama mesjid ini yang dikelola oleh Yayasan alm. Ibu Tien Soeharto)

Semarak Itikaf malam Ramadhan di Masjid Agung Al Azhar
di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Taushiyah dini hari bagi peserta Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa,
Menteng, Jakarta Pusat.

Ceramah Subuh di Masjid Pondok Indah. Ternyata Itikaf di Masjid di kawasan elite yang
tidak kalah semaraknya. Kaya atau miskin, tua atau muda, semuanya berburu “malam seribu bulan”.

Di Ibukota, Kehidupan malam yang tak pernah berhenti, baik  bagi para pecinta “Dugem” (Dunia gemerlap) maupun para “Pencari Tuhan”. Demikian juga di Masjid tua Kebon Jeruk di tengah-tengah kawasan dagang di daerah Kota ini, selalu dipenuhi jemaah itikaf dari berbagai kota di Indonesia, bahkan juga para musafir dari luar negeri (terutama India, Pakistan dan Bangladesh).

Khusyu beribadat di dini hari di Masjid Al Musyawaroh dan Masjid Ad-Dakwah
di Kelapa Gading. eruntunglah mereka yang mau bangun malam dan mampu
mengesampingkan nikmatnya tidur. “Sesungguhnya Shalat itu lebih baik dari Tidur”

Yang menghidupkan malam dengan menegakkan shalat malam dan yang tidur ketika Itikaf di masjid


Sleep and Sleepless in the mosque…

Malam Ramadhan di Masjid al Mahri yang dijuluki “Masjid Kubah Emas”. Masjid yang berlokasi di Desa Limo, Depok (dekat Gandul – Cinere) ini pada satu tahun terakhir ini menjadi tempat favorit bagi wisata rohani.

 

Night Photographer : Pandji Kiansantang

 

Last Updated on Thursday, 07 August 2014 18:26
 

Who's Online

We have 60 guests online

SERUAN ISLAMI

TSJS
TSJS
Salam Online
Alif
SO

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday219
mod_vvisit_counterYesterday532
mod_vvisit_counterThis week3819
mod_vvisit_counterLast week4979
mod_vvisit_counterThis month16532
mod_vvisit_counterLast month22681
mod_vvisit_counterAll days659026

Online (20 minutes ago): 13
Your IP: 54.80.97.221
,
Today: May 25, 2018
Visitors Counter

Tips Islami

TIPS CARA MENGHAFAL NAMA-NAMA BULAN
DALAM PENANGGALAN ISLAM
:

Berdasarkan kata-kunci SUKU-KATA
dari Awal huruf nama bulan
(* untuk memudahkan,
hafalkan suku-kata per 2 bulan) :

Mu Sho, Rob-Rob, Jum-Jum,
Ro Sya, Rom Sya & Zul Zul


--» MUharrom SHOfar;
ROBiul awal -ROBi`ul akhir;
JUMadil awal - JUMadil akhir;
ROjab SYA`ban; ROMadhon SYAwal
& ZULqoidah ZULhijjah

@ Mudah kan?

»» Yuk Kita Hafalin (selagi kena
macet di jalan) dan
Diamalin (ajarkan teknik
hafalan ini kepada anak,
keluarga & teman2
sebagai da'wah) !

Seri Poster Islami

Jadwal Imsakiyah
2016 Qirsa

Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa - Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa Jadwal Imsakiyah 2015 Qirsa

SERI DOA HARIAN RAMADHAN

 

 

Kalender Islam

Jadwal Sholat

Peringatan Ayat Quran




Powered by Pandji Kiansantang.